Ilustrasi: BSU tahap I untuk para pekerja cair hari ini, 24 Juni 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat hingga 3 April 2024 telah menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2024 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS), TNI, Polri hingga pensiunan sebesar Rp26,82 triliun.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Deni Surjantoro melaporkan jumlah penyaluran THR tersebut terdiri dari THR ASN Pusat, TNI, dan Polri sebesar Rp15,49 triliun atau sebanyak 2.081.814 pegawai/personel.
Baca juga: Akui Potongan Pajak THR Lebih Besar, DJP: Sesuai Ketentuan Internasional
“Secara keseluruhan jumlah satker (satuan kerja) yang sudah dibayarkan sebanyak 13.205 atau 99,96 persen dari 13.210 satker,” kata Deni dalam keterangannya, Kamis 4 April 2024.
Adapun, jumlah Kementerian/Lembaga (K/L) yang sudah mengajukan THR sebanyak 84 K/L atau sudah 100 persen.
Kemudian, pemerintah juga telah membayarkan THR bagi pensiunan sebesar Rp11,33 triliun atau 99,76 persen untuk 3.546.555 pensiunan dari 3.554.139 pensiunan.
Deni juga menyampaikan, untuk THR bagi ASN daerah yang sudah disalurkan pemda sebesar Rp10,11 triliun.
Baca juga: Ingat! THR Kena Pajak, Segini Besarannya
Seperti diketahui, dana yang digelontorkan Kemenkeu untuk THR PNS tahun ini adalah Rp48,7 triliun. Anggaran tersebut naik bila dibandingkan dengan tahun 2023 senilai Rp38,8 triliun.
Kemudian, pembayaran THR ASN 2024 juga berasal dari APBD dengan nilai mencapai Rp19 triliun. Dengan rincian untuk ASN daerah Rp16,7 triliun, tunjangan profesi guru ASN daerah Rp2,3 triliun, dan tambahan penghasilan guru ASN Rp40 miliar. Sedangkan dari APBN sebesar Rp18 triliun. (*)
Poin Penting KB Bukopin Finance meraih Peringkat 1 TOP Corporate Brand 2026, mencerminkan meningkatnya kepercayaan… Read More
Poin Penting: Harga plastik melonjak hingga 100 persen akibat terganggunya pasokan bahan baku dari Timur… Read More
Poin Penting Outstanding pindar mencapai Rp100,69 triliun per Februari 2026, tumbuh 25,75% yoy. Risiko kredit… Read More
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan jumlah investor pasar modal dalam negeri terus mengalami… Read More
Poin Penting OJK mendorong lembaga jasa keuangan (LJK) melakukan asesmen lanjutan untuk mengantisipasi dampak konflik… Read More
Poin Penting Transaksi kripto Februari 2026 turun menjadi Rp24,33 triliun dari Januari Rp29,28 triliun, seiring… Read More