Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: Suheriadi)
Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menghormati keputusan pengunduran diri Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dari jabatannya. Dirinya menyebut, pihaknya mendapatkan kabar langsung dari Kim mengenai hal tersebut beberapa waktu lalu.
Sri Mulyani menyebutkan, Presiden Kim akan melanjutkan karirnya di perusahaan sektor keuangan yang begerak di infrastruktur.
“Beliau (Jim Yong Kim) menyampaikan bahwa beliau akan join untuk suatu perusahaan atau sektor swasta yang bergerak di bidang infrastruktur, karena ini sesuai degan apa yang beliau bayangkan,” kata Sri Mulyani setelah menghadiri acara diskusi bertajuk Outlook Perekonomian Indonesia 2019 dengan tema ‘Meningkatkan Daya Saing untuk Indonesia Maju di Jakarta, Selasa 8 Januari 2019.
Dirinya menyebut, dengan melanjutkan karir di perusahaan tersebut Kim berharap semakin memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat dunia khususnya negara berkembang.
Selain itu, Sri Mulyani juga berharap agar lembaga Bank Dunia masih akan terus menjaga misinya untuk terus memajukan negara-negara berkembang dan mengurangi kemiskinan.
“Indonesia sebagai salah satu anggota Bank Dunia, mengharapkan lembaga ini tetap bisa dijaga dari sisi misi untuk kurangi kemiskinan di seluruh dunia dan terus tingkatkan pemerataan kesejahteraan,” tambah Sri Mulyani.
Sebagai informasi, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim pada Senin (7/1) mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya setelah lebih dari enam tahun di lembaga Bank Dunia. Nantinya CEO Bank Dunia Kristalina Georgieva akan berperan sebagai presiden sementara efektif mulai 1 Februari.(*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More