Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali menunjuk Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. Prabowo juga mengumumkan tiga Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang mendampingi Sri Mulyani. Lantas, siapa saja 3 wamenkeu tersebut?
“Thomas Djiwandono Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara Wakil Menteri Keuangan, Anggito Abimanyu Wakil Menteri Keuangan,” kata Prabowo dalam konferensi pers di Istana Negara, Minggu, 20 Oktober 2024.
Nama Thomas Djiwandono dan Suahasil Nazara adalah ‘wajah lama’ di tubuh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), keduanya merupakan Wamenkeu pendamping Sri Mulyani.
Baca juga: Ini Dia 3 Wamen BUMN Kabinet Merah Putih
Sedangkan Anggito merupakan ‘amunisi’ baru bagi Sri Mulyani. Pasalnya, di era Presiden Jokowi, Kemenkeu hanya terdiri dari dua wamenkeu.
Sebelumnya, Anggito menjadi salah satu tokoh yang dipanggil Presiden Prabowo ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, baru-baru ini. Pemanggilannya tersebut terkait dengan pemanggilan calon menteri, wakil menteri dan kepala badan.
Usai pertemuannya dengan Presiden Prabowo, Anggito mengaku mendapatkan tugas khusus, yakni mengoptimalisasi penerimaan negara. Oleh karenanya, kata Anggito, trio Wamenkeu ini akan segera menyusun program dan strategi untuk menggenjotnya.
“Pesannya cukup banyak. Terutama terkait penerimaan negara, yang harus setara dengan negara lain. Pak Prabowo tadi menyebutkan negara Kamboja penerimaan negaranya sampai 18 persen. Kami diminta untuk segala upaya dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut,” jelasnya.
Baca juga: Daftar Lengkap Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More