Jakarta – Managing Director Sharia PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life), Achmad Kusna Permana menargetkan pemisahan (spin off) unit usaha syariah (UUS) Allianz Life selesai pada Juni 2023 dan mulai beroperasi penuh pada Agustus di tahun yang sama. Pemisahan Allianz Syariah menjadi entitas yang mandiri, kata Permana, merupakan komitmen Allianz Group bagi pengembangan industri asuransi syariah di Indonesia.
“Dengan hadirnya Allianz pada asuransi syariah, saya yakin industri asuransi syariah akan mendapatkan dukungan dan pengalaman dari perusahaan asuransi terbesar di dunia,” ungkap Permana kepada Infobanknews, Kamis 23 Februari 2023.
Permana optimistis kinerja industri asuransi akan meningkat seiring dengan perkembangan ekonomi yang positif. Oleh karena itu, perusahaan asuransi yang memiliki kekuatan finansial, kredibilitas tinggi, inovasi produk disertai distribusi yang komprehensif akan mendapatkan keuntungan.
“Kami melihat bahwa saat ini justru awareness masyarakat terhadap asuransi meningkat pesat sejak masa pandemi covid-19. Sejalan dengan keluarnya kita semua dari masa pandemi dan dibarengi dengan perkembangan ekonomi yang positif,” ungkapnya.
Dirinya membeberkan, laporan Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) tahun 2022 menempatkan Allianz Life sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan penjualan tertinggi dari sisi APE (Annualized Premium Equivalent) yaitu sebesar Rp3,7 triliun. “Dengan pencapaian ini, kami akan berusaha semakin baik dengan inovasi produk dan meningkatkan saluran distribusi untuk mengasuransikan sebanyak mungkin orang Indonesia,” ungkap Permana (*) Dicky F.
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More