Jakarta–Lembaga Pemeringkat Standard & Poor’s (S&P) mengganjar Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau Indonesia Eximbank dengan rating BBB- dengan outlook stabil untuk surat utang jangka panjang, dan rating A-3 untuk jangka pendek. Sementara rating skala ASEAN perseroan ada di axA-/axA-2.
Kenaikan rating Indonesia Eximbank sejalan dengan kenaikan peringkat Indonesia ke investment grade dengan rating BBB- ber-outlook stabil. Sebelumnya, S&P mengafirmasi rating sovereign Indonesia di level BB+/outlook positif pada Juni 2016.
Berdasarkan keterangan S&P yang diterima redaksi Infobank di Jakarta, Jumat, 19 Mei 2017, keputusan lembaga pemeringkat yang bermarkas di New York, AS menaikkan rating Indonesia Eximbank berdasarkan dukungan luar biasa pemerintah akan pengembangan perseroan.
“Pandangan kami berdasarkan peran penting Indonesia Eximbank dan keterkaitannya langsung dengan pemerintah Indonesia. Atas dasar itu, kami menyamakan rating Indonesia Eximbank dengan sovereign rating Indonesia,” tulis keterangan S&P.
Sementara untuk outlook stabil yang diterima Indonesia Eximbank pun merefleksikan akan outlook pemerintah Indonesia. “Kami berharap Indonesia Eximbank tetap menjadi instrumen penting dalam strategi pegembangan ekspor jangka menengah hingga jangka panjang pemerintah,” terang S&P.
Adapun total outstanding pembiayaan Indonesia Eximbank mencapai Rp88,53 triliun pada 2016 (tumbuh 18,31 persen dibanding 2015). Untuk tahun ini, Indonesia Eximbank mematok pembiayaan mencapai Rp105,09 triliun, atau tumbuh 18,70 persen dari posisi akhir tahun lalu. (*)
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More