Jakarta – Koinworks, perusahaan financial technology (fintech) di bidang peer to peer (p2p) lending mengajak penggunanya menjadi bagian dari impact creator lewat produk KoinRobo. Produk keuangan berbasis teknologi robotic ini digagas untuk memudahkan pengguna mengelola pendanaan atau investasinya.
KoinWorks mengklaim, misi sosial yang dibawa KoinRobo adalah untuk memberi dampak sosial dan ekonomi bagi pelaku UMKM. Di KoinRobo, lender dapat mendanai kategori pebisnis yang disesuaikan dengan ketertarikannya masing-masing. Pilihannya ada empat kategori bisnis, yakni Best Performing Loan (peminjam dengan histori kredit yang baik), Female Led (pelaku usaha wanita), Made in Indonesia (pelaku usaha kerajinan/produksi lokal), dan Top Up Loan (para pelaku yang sudah melakukan beberapa kall pinjaman).
Untuk mensosialisasikan KoinRobo, Koinworks untuk pertamakalinya memperkenalkan #MeetYourPeers, di mana pendana dan peminjam dipertemukan secara offline untuk saling sharing pengalaman bisnis para peminjam.
“KoinWorks mengajak masyarakat untuk ambil bagian menjadi impact creator dan meIihat langsung hasil nyata dari dana yang telah disalurkan,” kata Jonathan Bryan, Chief of Marketing Officer Koinworks di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020.
Ia menambahkan, pendana antusias menggunakan KoinRobo. Indikasinya, 30% pendana di Koinworks menyalurkan dananya melalui KoinRobo. “Kita bangun KoinRobo ini supaya pengguna tidak perlu repot. Kalau di P2P kan pilih sendiri yang mau didanai. Di KoinRobo, machine learning kita akan melakukan automasi untuk menyalurkan dana. Pendana tinggal memilih tenor dan bunganya saja,” ucap Jonathan. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More