Keuangan

Sompo Insurance Raih Premi Bruto Rp1,4 Triliun

Jakarta–PT Sompo Insurance Indonesia mencatat total perolehan premi bruto sebesar Rp1,4 triliun sepanjang 2016, atau mengalami pertumbuhan sebesar 21 persen bila dibandingkan dengan perolehan premi bruto 2015 yang tercatat Rp1,15 triliun.

Wakil Presiden Direktur PT Sompo Insurance Indonesia, Tetsuya Kuroki mengatakan, dengan kinerja Sompo Insurance di tahun lalu, menunjukkan bahwa perseroan masih mampu memperkuat posisinya di industri asuransi Indonesia. Ini seiring dengan industri asuransi di 2016 yang mengalami pertumbuhan 5,1 persen.

“Pencapaian Sompo Insurance di tahun 2016 sejalan dengan target perusahaan di tengah tantangan pasar industri asuransi yang sulit,” ujarnya di Jakarta, Kamis, 16 Maret 2017.

Dia menilai, pertumbuhan bisnis produk kesehatan, engineering maupun kendaraan bermotor terus berkembang dengan baik. Hal inilah yang menopang penyediaan solusi bisnis yang baik bagi mitra Sompo yang telah memberikan kontribusi besar dalam mencapai kinerja yang positif tersebut. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

2 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

3 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

4 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

5 hours ago