Keuangan

Sompo Insurance Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Asuransi Kesehatan Terjangkau

Jakarta – Selama 50 tahun perjalanannya di Indonesia, PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) terus berkomitmen terhadap perlindungan masyarakat melalui produk dan layanan asuransi umum, termasuk asuransi kesehatan.

Chief Health Officer Sompo Insurance, Irfan Firdaus mengungkapkan, salah satu segmen yang kini menjadi perhatian serius adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang masih kerap abai terhadap pentingnya proteksi kesehatan bagi karyawan.

“Tingkat penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah. Saat ini, perusahaan asuransi umum terus melakukan literasi keuangan ke masyarakat dari berbagai lapisan, termasuk untuk kalangan UMKM,” ujar Irfan kepada Infobank, Rabu (30/4).

Baca juga: Rasio Klaim Membaik, Sompo Insurance Pastikan Premi Tetap Kompetitif

Dia menegaskan bahwa edukasi adalah kunci. Sompo secara aktif menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan, baik secara daring maupun luring, yang menyasar pelaku UMKM. Tujuannya bukan sekadar mendorong pembelian produk, tapi membangun kesadaran akan pentingnya asuransi kesehatan sebagai alat perlindungan dan keberlanjutan usaha.

“Kami ingin pelaku usaha semakin memahami pentingnya perlindungan asuransi, khususnya bagi karyawan mereka, sehingga dapat menjaga produktivitas dan kinerja perusahaan,” kata Irfan.

Untuk memastikan bahwa asuransi bisa diakses oleh seluruh segmen, Sompo menawarkan premi yang kompetitif dengan jumlah peserta minimal hanya tiga orang karyawan. Fleksibilitas manfaat juga disediakan agar UMKM dapat menyesuaikan perlindungan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

“Harapannya, semua bisa menikmati perlindungan kesehatan tanpa terkecuali,” tutur Irfan.

Ia juga menjelaskan bahwa Sompo menerapkan manajemen risiko yang kuat dan berkoordinasi dengan seluruh ekosistem, termasuk rumah sakit, klinik, third party administrator (TPA), hingga perusahaan dan peserta asuransi, untuk memastikan layanan tetap berkualitas meskipun premi terjangkau.

Baca juga: Meroket 168,41 Persen, Asuransi Digital Bersama Kantongi Laba Rp16,54 Miliar di 2024

Melalui pendekatan ini, Sompo tidak hanya berupaya memperluas pangsa pasar, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan fondasi usaha kecil di Indonesia.

“Dengan pemahaman yang lebih meningkat, kami percaya ini akan memberikan dampak positif kepada para pelaku usaha untuk terus tumbuh dan berkembang,” imbuh Irfan.

Seiring dengan usia ke-50 tahun di Indonesia, Sompo mempertegas perannya bukan hanya sebagai penyedia asuransi, tapi sebagai mitra jangka panjang dalam pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk lewat penguatan sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

8 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

8 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

9 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

9 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

10 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

10 hours ago