Jakarta–Perusahaan penyedia tower telekomunikasi, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), berencana menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp700 miliar hingga Rp800 miliar.
Direktur Solusi Tunas Pratama Juliawati Gunawan, mengatakan bahwa dana tersebut akan dialokasikan perseroan guna memperkuat backbone dan pengembangan serat optik.
“Dana (capex) sedikit naik, karena kami perkuat backbone. Dananya mencapai Rp700 miliar hingga Rp800 miliar, dibanding 2015 Rp600 miliar,” katanya, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Lebih jauh Julia menyebutkan bahwa dana capex tahun ini seluruhnya akan berasal dari dana kas internal perseroan. “Hingga kuartal pertama tahun ini dana capex yang telah direalisasikan sebesar Rp100 miliar,” ujarnya.
Sementara itu, hingga kuartal pertama tahun ini, perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp466 miliar, atau tumbuh 6,2% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp439 miliar. Ebitda marjin terjaga di 86%.
Kontribusi pendapatan tersebut berasal. dari 4 operator telekomunikasi terbesar dan terpercaya yang ada di Indonesia. Pendapatan yang meningkat, banyak juga dikarenakan rasio penyewaan menara yang tumbuh menjadi 1.69 x, dari sebelumnya 1.59x per Maret 2015. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More