News Update

Solusi Transaksi Praktis Nontunai LPG 3 Kg Lewat Brimola

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengembangkan aplikasi BRI Monitoring Online LPG atau yang dikenal Brimola. Brimola merupakan aplikasi berbasis web dan mobile apps yang mempermudah transaksi dan monitoring penyaluran LPG oleh agen, pangkalan, dan pertamina.

Melalui Brimola web, Agen LPG dapat mendaftarkan pangkalan-pangkalan LPG, me-monitoring pesanan dan update informasi status pesanan LPG dari pangkalan secara real time. Sedangkan, pada aplikasi Brimola apps pangkalan agen dimudahkan dalam berbagai kebutuhan transaksi jual-beli. Mulai dari monitoring pemesanan, pengecekan status pembayaran, update informasi pengiriman barang, status pembayaran, pencetakan laporan, hingga kuota pembelian LPG.

Corporate Secretary Bank BRI, Bambang Tribaroto mengungkapkan, melalui Brimola kegiatan jual beli LPG 3 kg di antara pemasok dilakukan secara nontunai atau cashless dan menjadi lebih mudah, aman serta praktis.

“Dalam kondisi dengan koneksi internet yang kurang baik, Brimola juga dapat digunakan dengan mode sms plain text untuk pembayaran menggunakan sms banking,” tambah Bambang.

Hingga Juni 2019, jumlah Agen LPG 3 Kg mencapai 1.213 dengan jumlah pangkalan sebanyak 51.692. Transaksi e-channel BRI seperti transaksi melalui internet banking, mobile banking, EDC, ATM, kantor BRI, dan Agen BRILink yang dilakukan oleh Agen maupun Pangkalan LPG dimaksud telah mencapai 1,38 triliun. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

38 mins ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

1 hour ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

1 hour ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

2 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

3 hours ago