Perbankan

Solusi Cerdas Laporan Perbankan Lengkap dan Praktis dengan Kopra by Mandiri

Jakarta – Dalam era bisnis yang kompetitif, memiliki laporan transaksi yang akurat dan menyeluruh menjadi kebutuhan esensial.

Laporan tersebut tidak hanya membantu perusahaan memonitor arus kas, tetapi juga menjadi pijakan strategis dalam mengambil keputusan penting.

Untuk itu, perusahaan memerlukan solusi yang menyediakan data terintegrasi, akses mudah, serta fleksibilitas dalam pengelolaan informasi, baik dari Bank Mandiri maupun bank global lainnya.

Baca juga: Umumkan Daftar Pemain, Jakarta Livin’ by Mandiri Siap Berlaga di Proliga 2025 Putri

Menyadari kebutuhan ini, Bank Mandiri menghadirkan fitur laporan pada Kopra by Mandiri, sebuah inovasi yang dirancang untuk mendukung bisnis dalam skala lokal maupun global.

Fitur ini menawarkan kemudahan akses, fleksibilitas, serta integrasi data lintas bank dan lintas negara. Apa saja keunggulan yang ditawarkan?

Kemudahan Kustomisasi dan Otomatisasi Laporan

Pada fitur laporan, perusahaan dapat memilih dua tipe laporan yakni laporan mutasi (statement report) dan laporan transaksi (transaction report).

Di laporan mutasi, perusahaan dapat mengecek seluruh aktivitas transaksi seperti pada giro, tabungan, deposito, pinjaman, baik untuk rekening tunggal maupun multi-rekening.

Sementara pada laporan transaksi, perusahan dapat melihat aktivitas transaksi yang dilakukan di Kopra.

Baca juga: Solusi Collection Kopra by Mandiri: Arus Kas Lancar, Revenue Maksimal

Kedua laporan itu dapat disesuaikan sesuai kebutuhan perusahaan. Pengguna dapat memilih data atau kolom yang relevan untuk disertakan, sehingga laporan menjadi lebih spesifik dan sesuai tujuan.

Selain itu, fitur otomatisasi memungkinkan laporan diunduh berdasarkan jadwal tertentu (harian, mingguan, atau bulanan).

Tak hanya itu, laporan dapat langsung dikirimkan melalui email kepada pihak terkait, seperti manajemen atau mitra bisnis, tanpa perlu proses manual tambahan.

Konsolidasi Cross Bank dan Cross Border

Fitur laporan ini memudahkan perusahaan untuk mengkonsolidasikan aktivitas transaksi dari berbagai akun bank (cross-bank) dan transaksi perbankan global (cross-border) ke dalam satu laporan yang komprehensif. 

Konsolidasi laporan dapat dilakukan dengan cara menghubungkan rekening yang terdapat pada bank lain ataupun bank global pada Kopra.

Dengan laporan terkonsolidasi ini, perusahaan hanya perlu mengakses setiap rekening bank lain dan bank global melalui Kopra.

Baca juga: Kelola Bisnis Lebih Mudah dan Efisien dengan Dashboard Kopra by Mandiri 

Data aktivitas transaksi dari berbagai rekening dapat disajikan dalam laporan terpusat.

Hal ini sangat berguna bagi perusahaan multinasional, memungkinkan pengelolaan keuangan global yang lebih efisien dan strategis, termasuk alokasi dana dan pengelolaan risiko.

Laporan Tersedia dalam Berbagai Format yang Siap Digunakan

Laporan dalam beragam format laporan yang dihasilkan Kopra telah disesuaikan dengan standar perusahaan dan industri.

Hal ini memungkinkan laporan langsung diintegrasikan ke dalam sistem perusahaan tanpa perlu penyesuaian tambahan.

Format yang fleksibel ini juga mempercepat proses rekonsiliasi transaksi dan operasional keuangan. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

OJK Dukung Rencana Purbaya Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting OJK menyatakan akan mengikuti dan mendukung keputusan akhir Kementerian Keuangan terkait rencana pengambilalihan… Read More

11 mins ago

Asing Net Sell Rp1,77 Triliun, Saham BMRI, BBRI, dan ANTM Paling Banyak Dilego

Poin Penting Net foreign sell tembus Rp1,77 triliun, didominasi sektor keuangan (perbankan besar) dan energi,… Read More

35 mins ago

Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan dengan Iran, Ini Syaratnya

Poin Penting: Presiden AS Donald Trump menetapkan gencatan senjata dua pekan sebagai hasil komunikasi dengan… Read More

41 mins ago

Mirae Asset Sebut Tekanan Eksternal Masih Bayangi IHSG dan Rupiah

Poin Penting Sentimen risk-off masih dominan, terlihat dari IHSG yang sempat turun di bawah 7.000… Read More

55 mins ago

Cadangan Devisa Indonesia Menyusut jadi USD148,2 Miliar, Ini Penjelasan BI

Poin Penting Cadangan devisa RI turun menjadi USD148,2 miliar per Maret 2026 dari USD151,9 miliar… Read More

1 hour ago

Nasib Gaji ke-13 ASN 2026 Belum Pasti, Menkeu Purbaya: Masih Dipelajari

Poin Penting: Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 ASN akan terkena efisiensi anggaran. Keputusan final… Read More

1 hour ago