Jakarta – PT Softex Indonesia, produsen produk Perawatan Bayi, Perawatan Feminin, dan Perawatan Dewasa, di bawah merek terkenal seperti Sweety, Softex, Confidence, Happy Nappy, dan Softies, berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya di pasar Indonesia dengan membangun pabrik baru yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian.
Pembangunan tersebut dilakukan untuk mengimbangi terus meningkatnya permintaan di pasar domestik.
Menurut Hendra Setiawan, Direktur Utama PT Softex Indonesia, saat ini Perseroan sedang dalam tahap penyelesaian pembangunan pabrik terbaru yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini diharapkan akan beroperasi secara penuh pada kuartal ke-3 tahun 2020.
Hendra mengatakan, pabrik baru tersebut terletak di kawasan industri GT Tech Park Karawang. “Pabrik ini akan menerapkan teknologi terbaru dalam bentuk sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis (Automated Storage and Retrieval Systems/ASRS),” ungkap Hendra.
Pabrik terbaru PT Softex Indonesia dibangun di atas lahan seluas 12 hektar (ha) dengan menerapkan teknologi ASRS untuk area warehouse-nya. Penerapan sistem dan mesin berteknologi baru ini diharapkan dapat meningkatkan volume produksi dan meningkatkan efisiensi penyimpanan barang.
Terkait dengan isu pelestarian lingkungan, Perseroan tidak hanya menghasilkan berbagai produk yang sekali dipakai dan dibuang begitu saja. Produk bekas pakai masih dapat dimanfaatkan. Produk popok bayi bekas misalnya, tidak dibuang begitu saja menjadi sampah tidak berguna.
“Popok bayi bekas yang selama ini dianggap sebagai sampah dapat berubah menjadi sesuatu yang fungsional dan bernilai,” kata Hendra. (*)
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More