Categories: News UpdatePerbankan

SoftBank Ventures Asia Siap Investasi Untuk Startup Indonesia

Jakarta – Salah satu sumber perekonomian digital di Indonesia adalah perusahaan rintisan yang saat ini masih memerlukan dukungan investasi. Melihat peluang ini, SoftBank Ventures Asia berkomitmen untuk terus aktif berinvestasi dan mencari startup-startup yang memiliki potensi besar di Indonesia.

“Kami mencari ‘Tokopedia’ lain di Indonesia di masa depan, dan kami akan terus aktif berinvestasi di Indonesia karena kami melihat adanya peluang pertumbuhan ekonomi yang besar di Indonesia karena adanya transformasi digital di berbagai industri. Indonesia memiliki banyak startup yang bisa memimpin perubahan dan memiliki inovasi teknologi yang baik. Ini yang membuat SoftBank Ventures Asia menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial kami untuk investasi,” ujar JP Lee, CEO SoftBank Ventures Asia pada keterangan tertulisnya, 16 September 2021.

JP Lee menambahkan, di Indonesia SoftBank Ventures Asia (SBVA) akan fokus berinvestasi pada startup di sektor social commerce, digitalisasi UMKM, pembayaran B2B, supply chain disruption dan edutech. Terkait itu, SBVA mempunyai kriteria khusus bagi startup yang bisa mendapatkan pendanaan dari perusahaan asal Korea Selatan ini.

“Kami mencari startup yang memiliki tujuan melakukan inovasi untuk pasar mereka dengan menggunakan teknologi. Ini menjadi salah satu syarat utama kami di SBVA saat memilih startup yang akan kami investasikan, karena kami tahu bahwa banyak tantangan dan kendala bisnis yang dapat diselesaikan dengan menggunakan teknologi,” jelasnya.

Kriteria lain untuk startup yang akan mendapatkan suntikan dana dari SBVA adalah startup tersebut harus mempunyai bisnis model yang kuat dan menarik. Syarat lainnya adalah startup harus mempunyai tim yang memiliki semangat dan keinginan untuk melakukan perubahan, serta memanfaatkan pengetahuan dan teknologi lokal mereka sebagai alat diferensiasi.

Pilihan SBVA sudah terbukti jitu. Sebut saja Tokopedia. SBVA melakukan investasi di e-commerce yang baru saja merger dengan Gojek ini pada tahun 2013. Saat ini Tokopedia tercatat sebagai salah satu unicorn dengan valuasi jumbo. Selain Tokopedia, portofolio investasi SBVA tercatat di beberapa startup terkemuka seperti Super, Mamikos, Waresix, Ajaib, dan CoHive. (*)

Evan Yulian

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

1 hour ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

2 hours ago

OJK Siapkan Langkah Sistemik Dorong Kredit UMKM

Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More

6 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

6 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

7 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

7 hours ago