Syariah Funding Business Head Danamon, Merci Santi Adriani. (Foto: Khoirifa)
Poin Penting
Jakarta – Bank Danamon Syariah memberikan kabar terbaru soal rencana pemisahan unit syariah syariah (UUS) atau spin off.
Syariah Funding Business Head Danamon, Merci Santi Adriani mengatakan pihaknya saat ini masih terus berfokus untuk mencapai threshold minimum spin off sebesar Rp50 triliun.
“Pokoknya kita tetap berupaya untuk mencapai threshold untuk spin off. (Saat ini asetnya berapa sih bu?) Rp20 triliun. (Targetnya udah memenuhi?) Belum,” ucap Merci kepada media di Jakarta, 29 September 2025.
Baca juga: Mau Jadi Haji Muda? Simak Tipsnya dari Danamon Syariah
Meski demikian, dirinya belum menyampaikan secara spesifik kapan target spin off UUS Danamon Syariah. Hal itu dikarenakan pihak Perseroan masih akan menyesuaikan situasi yang ada, Rencana Bisnis Bank (RBB), dan hal lain yang terkait.
“Jadi pokoknya intinya kita saat ini sedang meningkatkan dari sisi aset supaya bisa masuk ke rencana spin off,” imbuhnya.
Diketahui, sepanjang tahun ini telah terdapat dua UUS yang tengah dalam proses pemisahan atau spin off, salah satunya adalah UUS PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN.
Baca juga: OJK Konfirmasi Bank Lain Ajukan Spin-Off UUS, Menyusul BTN dan CIMB Niaga
Spin off UUS BTN dilakukan melalui akuisisi saham mayoritas PT Bank Victoria Syariah sebanyak 99,99 persen saham. Proses tersebut ditargetkan rampung pada kuartal IV 2025.
Sementara, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengumumkan bahwa dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Juni 2025, para pemegang saham telah memberikan lampu hijau bagi UUS CIMB Niaga untuk spin off. (*)
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More