News Update

Soal Klaim Asuransi dari Potensi Megathrust, AXA Financial Bilang Begini

Tangerang – Prediksi adanya gempa dahsyat atau megathrust di Pulau Jawa dan Sumatra tengah ramai dibicarakan warganet saat ini. Kabar ini memicu kehebohan setelah ilmuwan Jepang mengaku khawatir pascaguncangan gempa M7,1 yang terjadi di megathrust Nankai Jepang Selatan pada Jumat, 8 Agustus 2024, pukul 14.42 WIB.

Pembahasan potensi gempa di zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut sebetulnya bukanlah hal baru. Bahkan, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengaku, diskusinya sudah lama dilakukan sejak sebelum terjadi Gempa dan Tsunami Aceh 2004.

Kehebohan ancaman megathrust ini terjadi berawal dari pernyataan Daryono yang membeberkan adanya potensi gempa di zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang “tinggal tunggu waktu”. Kedua zona ini adalah bagian dari 13 segmen megathrust yang mengelilingi Indonesia.

Baca juga: AXA Financial Beri Literasi Keuangan dan Layanan Kesehatan di Tangerang

Merespons potensi megathrust itu, salah satu perusahaan asuransi jiwa ternama, AXA Financial Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengantisipasi cover-cover asuransi yang berpotensi muncul jika prediksi megathrust itu benar-benar terjadi. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur AXA Financial Indonesia, Cicilia Nina.

“Dalam klausa itu kan ada force major. Once itu terjadi amit-amit kan udah kayak kondisi Covid kan,” ucapnya saat ditemui di Tangerang, Selasa, 27 Agustus 2024.

Baca juga: OJK dan Jamkrindo Bersinergi Tingkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Industri Penjaminan

Ia mencontohkan seperti kasus pandemi Covid-19 belum lama ini yang telah beralih statusnya ke epidemi. Ia katakan bahwa sebetulnya ada klausa yang memperbolehkan pihaknya tak meng-cover konsumennya yang terjangkit Covid saat ini. Namun, pihaknya tetap memberikan layanan bagi mereka yang terjangkit Covid-19.

“Kita tetap memberikan (layanan cover). Yang perlindungan orang di hotel-hotel kan. Kita pasti akan memenuhi apa yang kita bisa penuhi,” tukasnya. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Recent Posts

Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More

9 hours ago

BSI Bidik 1 Juta Nasabah dari Produk Tabungan Umrah

Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More

10 hours ago

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

13 hours ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

14 hours ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

14 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

15 hours ago