News Update

SMI Tawarkan Obligasi Ritel Infrastruktur Rp300 Miliar, Segini Kuponnya

Poin Penting

  • PT SMI menawarkan Obligasi Ritel Infrastruktur (ORIS) senilai hingga Rp300 miliar, terbuka untuk masyarakat luas, mendukung pembangunan proyek sosial dan hijau.
  • ORIS tersedia tenor 1 tahun (kupon 5,60 persen) dan 3 tahun (kupon 6,05 persen), dengan nilai minimum pemesanan Rp5 juta dan kelipatan Rp1 juta.
  • Masa penawaran 9 Maret–9 April 2026, penerbitan 6 Mei 2026; investor dapat memesan melalui registrasi, pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi melalui penjamin pelaksana emisi.

Jakarta – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI meluncurkan obligasi ritel infrastruktur PT SMI (ORIS). Ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I PT SMI Tahap II Tahun 2026 dengan target penerbitan hingga Rp300 miliar.

Reynaldi Hermansyah, Direktur Utama PT SMI menjelaskan, instrumen investasi ORIS ini menjadi langkah strategis yang berdampak positif bagi perluasan basis investor domestik. Menariknya, tak hanya menyasar kalangan investor korporasi atau instansi, ORIS ini menyasar kalangan masyarakat luas.

“Kami memberikan kesempatan kepada masyarakat seluas-luasnya untuk bisa berpartisipasi pada penerbitan obligasi ini,” kata Renaldy usai peluncuran ORIS yang berlangsung di Jakarta, 9 Maret 2026.

Lebih jauh dia menjelaskan, seluruh dana yang dihimpun lewat ORIS akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek yang memiliki dampak poositif terhadap sosial dan lingkungan.

“Pengumpulan dana dari ORIS ini akan dipakai untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur yang berkelanjutan di Indonesia,” jelasnya.

Baca juga: Genap 17 Tahun, PT SMI Salurkan Pembiayaan Rp274,96 T untuk Pembangunan Nasional

Proyek tersebut mencakup sektor hijau, seperti energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan, serta sektor sosial, yakni fasilitas kesehatan, pendidikan, dan penyediaan air bersih.

“Jadi kerangka pendanaan ini menjamin prinsip keberlanjutan,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Aradita Priyanti menambahkan, melalui obligasi terbaru dari SMI ini masyarakat tak hanya berinvestasi untuk dirinya sendiri, tetapi juga ikut berkontrubusi pada pembangunan nasional.

“Ketika masyarakat berpartisipasi melalui ORIS, di situlah tumbuh rasa memiliki terhadap pembangunan. Ini diharapkan memperkuat literasi dan kedewasaan investasi nasional,” jelasnya.

Kupon Obligasi SMI

Obligasi ORIS menawarkan dua skema tenor, yakni tenor 1 dan 3 tahun dengan masing-masing kupon 5,60 persen dan 6,05 persen.

Adapun nilai minimum pemesanan ORIS adalah sebesar Rp5 juta dan berlaku kelipatan Rp1 juta untuk setiap tambahan pemesanan.

Sebagai simulasi, bagi investor melakukan pemesan ORIS dengan nilai investasi Rp5 milia dengan tenor 1 tahun, maka kupon/bulan net akan mendapatan imbal Rp21 juta atau kupon sampai dengan jatuh tempo Rp259 juta.

Jadwal Penawaran ORIS

Masa penawaran ORIS dilakukan pada periode 9 Maret 2026 hingga 9 April 2026. Sedangkan untuk penetapan hasil penjualan pada 10 April 2026 dan penerbitan 6 Mei 2026.

Kemudian, untuk pembayaran kupon pertama akan dilakukan pada 6 Juni 2026 dan berakhirnya masa minimum holding period di 6 Juli 2026. Lalu, jatuh tempo untuk tenor 1 tahun pada 16 Mei 2027 dan tenor tiga tahun pada 6 Mei 2029.

Cara Memesan ORIS

Ada empat langkah yang bisa dilakukan investor untuk memesan ORIS. Pertama, lakukan registrasi. Contohnya investor menyampaikan minat untuk berinvestasi melalui penjamin pelaksana emisi yang ditunjuk.

Sedangkan bagi investor yang belum memiliki akun investasi dan single investor indentification (SID) akan difasilitasi oleh masing-masing penjamin pelaksana emisi.

Baca juga: Penerbitan Obligasi Korporasi Melonjak 89,87 Persen, Tembus Rp284,3 T Sepanjang 2025

Kedua, pemesanan. Setelah proses registrasi dan verifikasi selesai, investor mulai bisa melakukan pemesanan ORI.

Ketiga, pembayaran. Investor wajib menyediakan dana sesuai dengan jumlah pemesanan. Proses pembayaran dilakukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku pada penjamin pelaksana emisi.

Empat, konfirmasi dan settlement. Setelah pembayaran, investor akan memperoleh konfirmasi transaksi. ORIS akan tercatat di rekening surat berharga investor.

Dalam proses penawaran umum, PT SMI menunjuk sejumlah joint lead underwriter yaitu PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BTN Gelar BTN Run 2026 for Charity Jadi Aksi Nyata untuk Negeri

Dalam gelaran BTN Run 2026 for Charity ini, donasi dihitung berdasarkan dua komponen utama, yaitu… Read More

5 hours ago

Presiden Prabowo Kunjungan Kenegaraan ke Jepang, Bahas Investasi hingga Energi

Poin Penting Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang untuk memperkuat hubungan bilateral. Pertemuan dengan… Read More

8 hours ago

Transaksi SPKLU PLN Pecah Rekor, Tembus 18.088 Kali saat Musim Mudik Lebaran 2026

Poin Penting Transaksi SPKLU PLN mencetak rekor 18.088 kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H,… Read More

9 hours ago

Indeks Infobank15 Turun Tipis, Pergerakan Saham Bank Masih Variatif

Poin Penting IHSG turun 0,94% dan seluruh indeks utama kompak melemah. Indeks INFOBANK15 terkoreksi 1,87%… Read More

10 hours ago

Berikut 5 Saham Pemicu Melemahnya IHSG Sepekan

Poin Penting IHSG turun 0,14% dan kapitalisasi pasar BEI melemah ke Rp12.516 triliun. BBNI, EMAS,… Read More

10 hours ago

IHSG Pekan Ini Ditutup Turun 0,14 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.516 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,14% ke level 7.097,05 sepanjang pekan 25-27 Maret 2026. Kapitalisasi pasar… Read More

11 hours ago