Teknologi

SMI Dukung Transformasi Digital Pemerintah dengan Solusi Windows11 Pro

Jakarta – PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) resmi ditunjuk untuk mendukung transformasi digital sebuah instansi pemerintah melalui pendistribusian lebih dari 10.000 unit perangkat Windows 11 Pro yang dilengkapi dengan perangkat lunak Microsoft asli dan berlisensi lengkap.

Penunjukan distributor solusi Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) serta mitra resmi Microsoft ini menegaskan kembali komitmen SMI dalam mempercepat kemajuan digital dengan mengutamakan keamanan siber yang kokoh dan keunggulan operasional melalui solusi perangkat lunakasli.

Direktur PT Synnex Metrodata Indonesia Lie Heng mengatakan, kolaborasi pihaknya dengan Microsoft merupakan tonggak penting dalam memperkuat infrastruktur digital instansi pemerintah.

Baca juga : DMMX dan CRI Group Jalin Kemitraan Hadirkan Teknologi Smart Retail Berbasis AI

”Penerapan Windows 11 Pro yang didukung oleh perangkat lunak Microsoft asli bukan hanya soal peningkatan kinerja, melainkan juga upaya memperkokoh sistem kritis dari ancaman keamanan siber,” ujarnya, di Jakarta, Senin, 24 Maret 2025.

Di SMI, pihaknya meyakini bahwa hanya perangkat lunak asli dan berlisensi lengkap yang mampu memberikan keandalan dan keamanan yang dibutuhkan oleh lanskap digital saat ini.

Microsoft DPS Sales Lead untuk Asia Pasifik Lisa Halim menambahkan, pihaknya menyambut baik upaya SMI menyoroti peran penting perangkat lunak asli dalam mendukung transformasi digital yang aman dan efisien.

Baca juga : Bos IBM Ungkap Sederet Tantangan Perusahaan RI Adopsi Teknologi AI

”Windows 11 Pro menawarkan langkah keamanan canggih, manajemen yang lebih terintegrasi, serta produktivitas yang ditingkatkan dengan kecerdasan buatan, sehingga instansi pemerintah dapat dengan percaya diri melindungi data dan operasional mereka dalam lingkungan siber yang terus berkembang,” bebernya.

PT Synnex Metrodata Indonesia dengan bangga berada di garis depan transformasi digital. Seiring perusahaan memimpin revolusi dalam teknologi pemerintahan, visi yang diemban tidak hanya sebatas penyediaan perangkat keras mutakhir, melainkan juga upaya menciptakan ekosistem digital yang tangguh, di mana setiap solusi didukung oleh perangkat lunak asli yang melindungi dan mendorong kemajuan institusi.

“Saat Indonesia bergerak menuju masa depan yang lebih aman dan efisien secara digital, inilah saat yang tepat untuk bertransformasi. Dengan memanfaatkan Windows 11 Pro, instansi pemerintah dapat secara proaktif melindungi operasional mereka, menjaga data publik, serta mengoptimalkan efisiensi,” tandasnya.

Ia menegaskan, PT Synnex Metrodata Indonesia dan Microsoft  siap mendukung transisi krusial ini untuk mewujudkan ekosistem digital bangsa yang lancar, aman, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

6 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago