Jakarta – Beragam cara dilakukan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) untuk senantiasa dekat dengan masyarakat selaku pelanggan. Salah satunya adalah dengan merangkul generasi muda yang dianggap merupakan para calon pelanggan SMGR di masa mendatang.
Upaya merangkul tersebut diwujudkan dalam program kompetisi kampanye penggalangan dana proyek sosial kemasyarakatan yang diberi nama Millenials Berkarya.
“Kami sadar betul bahwa pada mereka (generasi muda) inilah harapan bangsa, harapan kita semua di masa depan akan disandarkan. Peduli pada mereka adalah peduli pada masa depan Indonesia,” ujar Direktur Marketing dan Supply Chain SMGR, Ahyanizzaman, usai malam penghargaan bertajuk Talking Social with Millennnials, sebagai punvak acara Program Millennials Berkarya, di Jakarta, Jumat, 25 Agustus 2017.
Menurut Ahyanizzaman, dengan merangkul generasi muda, pihaknya juga berharap dapat lebih maksimal lagi dalam melakukan sosialisasi dan edukasi terkait seluk-beluk industri semen di masyarakat.
Generasi muda dapat lebih memandang segala sesuatu dengan obyektif tanpa dipengaruhi oleh sentimen-sentimen negatif yang sengaja dibentuk oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
“Kami jelaskan pada mereka bagaimana cara kerja industri semen. Bahwa industri semen itu tidak merusak alam seperti yang selama ini banyak dituduhkan. Ada tanggung jawab sosial, tanggung jawab terhadap keberlangsungan lingkungan yang kami pegang teguh dalam setiap melaksanakan aktifitas produksi,” tutur pria yang akrab disapa Yani ini.
Selain berupa penjelasan teoritik, lanjut Yani, pihaknya juga mengajak generasi muda mengunjungi lokasi pabrik untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus yang dirasakan oleh penduduk sekitar lokasi pabrik.
Dengan penjelasan yang obyektif dan komprehensif tersebut, diharapkan tidak ada lagi pemahaman yang salah apalagi kampanye negatif terkait industri semen di masa mendatang. (*)
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More