Nasabah tengah menghitung uang. (Foto: Zidni Hasan)
Jakarta–PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mencatat total penyaluran pinjaman mencapai Rp1,19 triliun hingga kuartal I-2016.
Direktur Utama SMF, Raharjo Adisusanto menjelaskan, penyaluran pinjaman yang sebesar Rp1,19 triliun itu dialirkan melalui kerja sama refinancing KPR kepada dua bank yaitu Bank Tabungan Negara (BTN) sebesar Rp1 triliun, dan Bank Riau Kepri, Rp190 miliar.
“Bagi Bank Riau Kepri, pinjaman tersebut merupakan pinjaman perdana yang dialirkan dari SMF,” ujar Raharjo, di Jakarta, Rabu, 27 April 2016.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa penyaluran dana melalui kerja sama refinancing ke penyalur KPR tersebut, digunakan untuk sektor pembiayaan perumahan.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan akselerasi produksi KPR di Indonesia, dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kesinambungan pembiayaan perumahan, sehingga terjangkau oleh masyarakat luas,” tukasnya.
Sedangkan untuk penyediaan likuiditas jangka panjang bagi penyalur KPR, SMF menerbitan obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III, tahap IV tahun 2016 ini mencapai angka Rp630 miliar.
“Penerbitan surat utang ke 23 oleh SMF tersebut berperan dalam penyediaan likuiditas jangka panjang bagi penyalur KPR, untuk mendukung terealisasinya Program Satu Juta Rumah yang dicanangkan oleh Pemerintah,” tutup Raharjo. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More