Selain itu, SMF sendiri juga telah melaksanakan pilot project pengembangan program KPR SMF dengan menggandeng beberapa Perusahaan Pembiayaan. KPR SMF merupakan produk yang ditujukan untuk meningkatkan akses masyarakat menengah bawah terhadap kredit kepemilikan rumah yang disalurkan melalui Perusahaan Pembiayaan yang bekerja sama dengan SMF, di mana KPR SMF menawarkan suku bunga tetap untuk jangka waktu tertentu sehingga nilai kewajiban angsuran debitur lebih stabil.
Baca juga: Semester I, SMF Raup Pendapatan Rp575 Miliar
Ananta berharap dengan semakin banyaknya aliran dana pasar modal yang digunakan untuk penyaluran KPR serta penerapan KPR yang terstandar, diharapkan dapat terbentuk portofolio KPR yang siap untuk disekuritisasi.
Tercatat sepanjang semester satu tahun 2017, SMF telah berhasil menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR sebesar Rp4,25 triliun.
Hingga saat ini, tercatat SMF telah berkerja sama dengan 11 BPD diantaraya Bank DKI, Bank Nagari, Bank NTB, Bank Jateng, Bank Kalsel, Bank Kalbar, Bank Sumsel Babel, Bank Sumut, Bank Riau Kepri, Bank BPD Bali, dan Bank BPD DIY. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More
Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More
Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More
Poin Penting Evaluasi Coretax & CRM krusial untuk memastikan efektivitas digitalisasi pajak, terutama dalam menjangkau… Read More
Poin Penting Akses pembiayaan UMKM masih terbatas; banyak pelaku usaha bergantung pada modal pribadi/keluarga akibat… Read More
Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More