Perumahan; Pembeli harus jeli. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta–PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) memberikan pinjaman kepada PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk (BTN) melalui program refinancing KPR sebesar Rp1 triliun, yang terdiri dari 14.507 debitur KPR. Dana pinjaman atau refinancing ini akan dimanfaatkan untuk pembiayaan Bank BTN dalam mendukung program Satu Juta Rumah. Naskah kerjasama refinancing tersebut ditandatangani oleh Raharjo Adisusanto, Direktur Utama SMF dan Direktur Bank BTN, Imam Nugroho Soeko, di Kantor SMF.
Raharjo mengatakan, kerjasama refinancing ini merupakan dukungan SMF dalam mendukung program pemerintah dalam satu juta rumah kepada BTN yang pastinya membutuhkan danabesar.Sepanjang 2015, SMF telah menyalurkan total pinjaman kepada BTN sebesar Rp2,7 triliun. Sementara total penyaluran pinjaman yang telah disalurkan SMF kepada BTN termasuk BTN Syariah, sepanjang 2006-2015 mencapai sebesar Rp9,73 triliun, dengan outstanding sebesar Rp4,5 triliun per 31 Desember 2015.
Dari total penyaluran pinjaman SMF kepada BTN, sepanjang 2006-2015 sebesar Rp9,73 triliun tersebut, diantaranya ditujukan untuk mendukung KPR FLPP sebesar Rp5,7 trilun, dengan outstanding sebesar Rp4,2 triliun. Dengan kerjasama refinancing KPR FLPP sebesar Rp1 triliun tersebut, maka total penyaluran pinjaman kepada BTN sejak 2006 hingga saat ini mencapai Rp10,73 triliun.
“Pinjaman kepada BTN merupakan pinjaman terbesar dari keseluruhan pinjaman SMF kepada bank-bank yang dibiayai oleh SMF,” tambah Raharjo.(*)
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More