Jakarta – PaninBank berhasil membangun engagement (keterikatan) yang kuat dengan nasabahnya. Hal itu tercermin dalam survei satisfaction, loyalty, & engagement (SLE) yang dilakukan Marketing Research Indonesia (MRI) bekerja sama dengan Infobank.
Hasil survei menunjukkan, PaninBank mendapatkan skor tertinggi pada engagement, yakni 74,48%. Bank yang dinakhodai Herwidayatmo sebagai presiden direktur ini menjadi yang terbaik dari aspek engagement di kelompok BUKU 4.
Nasabah yang memiliki keterikatan kuat akan membuat PaninBank diuntungkan dari sisi kepercayaan dan loyalitas. Dengan keterikatan yang kuat ditambah kepuasan akan kualitas pelayanan, pada akhirnya akan menjadikan nasabah loyal.
“Kualitas pelayanan itu intinya bisa melakukan transaksi keuangan dengan cepat, tepat, dan akurat,” kata Suwiito Tjokrorahardjo, Direktur PaninBank dalam Satisfaction, Loyalty, & Engagement Awards 2021.
Ia menambahkan, banyak sekali masyarakat yang sudah bergabung menjadi nasabah PaninBank selama 20 tahun sampai 30 tahun. Sekarang, PaninBank dengan sokongan kemajuan teknologi digital tengah berupaya menggaet generasi kedua, dan generasi ketiga dari nasabah loyalnya tersebut.
Di ajang SLE Awards 2021, PaninBank yang per September 2020 beraset Rp216,59 triliun ini berhasil meraih lima penghargaan, yakni Peringkat I Engagement Index 2021, Peringkat I Marketing Engagement Index 2021, Peringkat I Satisfaction Index 2021, Peringkat I Satisfaction Index 2021 Kantor Cabang, dan kategori Peringkat II Best Overall 2021.
Sebagai informasi, survei SLE dilakukan guna mengukur tingkat kepuasan, loyalitas, dan keterikatan nasabah dengan bank. Survei ini melibatkan 1.540 responden di 8 kota di Indonesia dan dilakukan dengan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka. (*) Ari Astriawan
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More