News Update

Sistem Pensiun di RI Terbaik ke-4 Se Asia

Jakarta – Mercer CFA Institute Global Pension Index menempatkan sistem pensiun Indonesia di peringkat keempat Asia dan ke 30 secara global dengan grade C. Studi ini membandingkan 39 sistem pensiun dan mencakup hampir dua per tiga populasi dunia.

Indonesia bertahan di grade C, yang artinya memiliki sistem pensiun dengan beberapa fitur yang bagus, namun juga memiliki risiko dan kekurangan besar yang harus diatasi. Indonesia berada di grade yang sama dengan negara-negara maju seperti Korea Selatan, Italia, dan Spanyol. Sementara itu, Belanda dan Denmark masing-masing bertahan di peringkat pertama dan keduanya berada di grade A.

Bill Johnston selaku Presiden Direktur Mercer Indonesia mengatakan, bahwa Indonesia masih berada di bawah rata-rata global untuk ketiga sub-indeks, yaitu 60,8 untuk kecukupan, 50 untuk keberlanjutan, dan 71,3 untuk integritas. Menurutnya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem pensiun Indonesia.

Satu, Indonesia perlu memperluas jangkauan sistem pensiun ke karyawan dan pekerja mandiri. Dua, sistem pensiun Indonesia memerlukan lebih banyak dukungan dan perubahan kebijakan untuk mendorong kontribusi pensiun swasta. Ketiga, sistem pensiun harus dapat mengurangi kebocoran tabungan pensiun sebelum masa pensiun.

“Kebocoran ini dapat dicegah dengan membatasi akses untuk mencairkan dana BPJS dan DPLK. Saran lain adalah memperbaiki tata kelola rencana pensiun dan transparansi untuk meningkatkan kepercayaan peserta dan masyarakat,” ujar Bill via diskusi virtual pada 20 Oktober 2020.

Global Pension Index mengukur sistem pensiun masing-masing negara berdasarkan tiga sub-indeks (keberlanjutan, kecukupan, dan integritas). Untuk setiap sub-indeks, skor tertinggi dicapai oleh Belanda untuk kecukupan (81,5), Denmark untuk keberlanjutan (82,6), dan Finlandia untuk integritas (93,5). Skor terendah adalah Meksiko untuk kecukupan (36,5), Italia untuk keberlanjutan (18,8), dan Filipina untuk integritas (34,8). (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

4 WNI Dilaporkan Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon Afrika

Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More

8 mins ago

Pakar Apresiasi Peran Pertamina Capai Target Lifting Minyak APBN 2025

Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More

1 hour ago

Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More

2 hours ago

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

4 hours ago

Pemerintah Diskon 50 Persen Iuran JKK dan JKM Pekerja BPU Transportasi

Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More

5 hours ago

Dukung Program Pemerintah, KADIN Buka 1.000 Dapur MBG

Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More

5 hours ago