Ilustrasi: serangan siber. Foto: istimewa)
Jakarta – Praktisi Keamanan Siber yang juga Pendiri Komunitas Ethical Hacker Indonesia Teguh Aprianto mengungkapkan, bahwa sektor keuangan dan perbankan di Indonesia sudah memiliki sistem keamanan digital yang kuat. Menurutnya, sistem keamanan perbankan tidak mudah dibobol karena sudah mengikuti beberapa standar keamanan internasional yang berlaku, seperti ISO27001
“Secara umum, tingkat keamanan layanan digital banking di Indonesia sudah sangat baik. Jika dibandingkan dengan sektor lainnya, bank masih terbaik untuk masalah cyber security,” ujar Teguh ketika menjawab pertanyaan media, 9 Agustus 2021.
Jika dibandingkan dengan negara lain, Teguh menyebut, sistem keuangan digital di Indonesia sudah cukup solid. Beberapa langkah keamanan digital sudah diterapkan dengan baik dan sebagian transaksi sudah menerapkan verifikasi dua langkah untuk mengamankan rekening nasabah.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa keamanan ketat ini tidak hanya ada di bank-bank swasta saja. Bank-bank pelat merah juga sudah menerapkan sistem keamanan yang kuat dengan standar internasional.
“Kalau pun ada kebocoran data, kejadian itu tidak terjadi di banknya langsung. Misalnya kebocoran terjadi di produk asuransi si bank ini. Untuk yang berhubungan dengan uang kita langsung, sistem keamanannya rumit,” ujarnya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More