Jakarta – Singapore Airlines hari ini merayakan penerbangan perdana pesawat Boeing 787-10 di Denpasar, Bali.
Penerbangan SQ942 berangkat dari Bandara Changi Singapura pada pukul 09:15 (waktu Singapura) dan tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada pukul 11:55 (WITA).
Sementara penerbangan kembali SQ943 berangkat dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali pada pukul 1500 (WITA) dan tiba di Bandara Changi Singapura pada pukul 1740 (waktu Singapura).
Perayaan penerbangan perdana ini disaksikan oleh Mr Anil Kumar Nayar, Duta Besar Singapura Untuk Indonesia, Mr Anak Agung Gede Yuniartha Putra, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, dan Mr W K Lim, Singapore Airlines Regional Vice President South East Asia.
Acara ini juga turut dihadiri oleh pejabat dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata Indonesia, serta mitra dan tamu undangan terhormat dari industri perjalanan setempat.
“Kami bangga dapat menampilkan produk-produk kabin regional terbaru kami pada pesawat 787-10. Pengembangan produk-produk terbaru ini merupakan hasil dari pekerjaan jangka panjang yang melibatkan riset terhadap para pelanggan, serta melalui kemitraan dengan para desainer dan pemasok kami,” kata Edwin Chiang, Singapore Airlines General Manager Indonesia, di Jakarta, Selasa, 3 Juli 2018.
Ia menambahkan, pihaknya percaya bahwa telah memiliki produk unggulan untuk operasi penerbangan regional, yang bahkan mampu melampaui beberapa produk kabin jarak jauh dari maskapai penerbangan lain. (*)
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More
Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More
Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More
Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More