Keuangan

Sinergi Tugu Insurance Unit Usaha Syariah dan Bank Aceh Syariah

Jakarta – Industri asuransi umum saat ini terus berkembang dan mengalami peningkatan kinerja. Begitu pun dengan PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) yang berupaya selalu melakukan ekspansi dan inovasi agar dapat memberikan pelayanan yang prima bagi nasabah.

Sejalan dengan hal ini melalui Unit Usaha Syariah (UUS), Tugu Insurance bersinergi dengan PT Bank Aceh Syariah dalam memberikan pelayanan dan pelindungan risiko bagi nasabah PT Bank Aceh Syariah seperti properti, kendaraan bermotor, travel insurance dan perlindungan lainnya.

Penandatangan kerja sama ini pun dilakukan oleh Presiden Direktur PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk Tatang Nurhidayat, serta Plt. Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah Fadhil Ilyas dengan harapan hal ini dapat memperkuat kerja sama antara kedua pihak dalam upaya mendorong kemajuan ekosistem keuangan syariah di Indonesia terutama di Provinsi Aceh.

Baca juga: Tugu Insurance jadi Jawara di HR Excellent Award 2024

Apresiasi ini pun juga disampaikan oleh Tatang Nurhidayat bahwa kolaborasi ini penting untuk diperkuat agar kedepannya kerja pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal.

“Kami optimis kerja sama ini akan memberi imbas balik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh terutama di bidang asuransi. Kami juga akan memberikan pelayanan serta perlindungan risiko terbaik bagi para nasabah PT Bank Aceh Syariah” jelas Tatang dalam keterangan resminya dikutip 20 Agustus 2024.

Sebagai tambahan informasi, Unit Usaha Syariah (UUS) Tugu Insurance saat ini menunjukkan pertumbuhan yang positif, baik dari sisi kontrbusi bruto, surplus dana tabarru maupun laba dana perusahaan.

Baca juga: Kinerja Solid di Semester I, Saham TUGU Getol Diborong Investor Asing

Pada periode semester I tahun 2024, premi asuransi Tugu Insurance untuk Unit Usaha Syariah mengalami peningkatan yang signifikan. Jika dibandingan periode yang sama tahun lalu terjadi peningkatan hampir 100 persen.

Tahun 2024 ini Tugu Insurance optimis bisnis Unit Syariah akan tumbuh dan selaras dengan apa yang telah ditargetkan oleh Perusahaan. Tentunya perusahaan tetap perlu mengoptimalkan potensi market serta menangkap peluang dengan baik. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

15 mins ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

9 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago