Ekonomi dan Bisnis

Sinergi Pertamina & Jasa Marga Jamin Ketersediaan BBM di Tol Trans Jawa

Jakarta – PT Pertamina (Persero) menjalin sinergi dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk membangun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di berapa titik sepanjang ruas tol Trans Jawa.

Sinergi antar BUMN ini diresmikan dalam bentuk penandatangan kerja sama (PKS) dan memorandum of understanding (MoU) yang dilakukan di Kementerian BUMN, Senin, 26 November 2018. Kolaborasi ini juga melibatkan dua BUMN lain, yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Pos Indonesia (Persero). Penandatangan itu disaksikan oleh Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Dirut Jasa Marga Desi Arriyani, Dirut PT KAI Edi Sukmoro, Dirut PT Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Diterangkan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Imam Aprianto Putro, dalam kerja sama ini, Pertamina akan membangun SPBU di rest area ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina Amankan Pasokan BBM dan LPG

“Rencananya ada 18 SPBU yang akan dibangun sampai Mei 2019. Titik nolnya di Cawang, sampai yang terjauh di kilometer 721 Trans Jawa. Itu di daerah Surabaya. Kerjasama ini untuk memudahkan Pertamina melayani kebutuhan masyarakat akan BBM di ruas tol Trans Jawa,” kata Imam.

Menteri BUMN Rini Soemarno menerangkan, konektivitas jalan tol memainkan peran penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Kehadiran tempat istirahan dan pelayanan (TIP) atau rest area dan SPBU juga akan difungsikan untuk mengerakkan ekonomi masyarakat. “Sekarang kan konsepnya berbeda. Ditonjolkan kearifan lokal. Zona dagang untuk UMKM yang memasarkan produk khas Indonesia bisa membantu ekonomi masyarakat. Maka itu BUMN perlu bersinergi,” terang Rini.

Adapun, kerja sama Pertamina dengan PT KAI dan PT Pos Indonesia terkait optimalisasi aset masing-masing BUMN. Misalnya aset tanah KAI atau PT Pos untuk pengembangan SPBU ataupun unit bisnis Pertamina lainnya. Pertamina juga berencana meningkatkan pengiriman BBM dan barang lain lewat moda kereta api. Sementara jaringan outlet PT Pos yang tersedia hingga daerah pelosok bisa digunakan untuk memperluas pemasaran produk Pertamina. (Ari A)

Risca Vilana

Recent Posts

IHSG Rebound, Dibuka Menguat ke Posisi 8.934

Poin Penting IHSG berbalik menguat pada pembukaan perdagangan 13 Januari 2026, naik 0,56 persen ke… Read More

45 mins ago

Geopolitik Memanas, DBS Ungkap 2 Aset Investasi Paling Diuntungkan

Poin Penting Produksi minyak Venezuela rendah, invansi AS tak berdampak besar ke harga energi global.… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah Imbas Gejolak Geopolitik yang Makin Meningkat

Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Selasa (13/1/2026) ke level Rp16.873 per dolar AS,… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini: Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Meroket

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak naik pada Selasa, 13 Januari 2026, mencakup produk… Read More

2 hours ago

Ilusi Pertumbuhan Tinggi dan Tantangan Prabowonomics

Oleh Mudrajad Kuncoro, Guru Besar Prodi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Sekolah Vokasi UGM dan Penulis Buku… Read More

3 hours ago

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Ini Katalis Pemicunya

Poin Penting IHSG berpotensi sideways cenderung melemah, dengan peluang menguji area support 8.725–8.800, seiring belum… Read More

3 hours ago