Sinergi PEI dan Japan Securities Finance Kembangkan Pendanaan Transaksi Efek

Jakarta – PT Pendanaan Efek Indonesia (PEI) melakukan kerja sama dengan Japan Securities Finance Co. Ltd (JSF) untuk menyelenggarakan sesi pengenalan bisnis pendanaan transaksi efek di pasar modal Jepang, dengan melibatkan seluruh Anggota Bursa (AB).

Berdasarkan kerja sama tersebut, diperoleh pemahaman bahwa terdapat potensi pengembangan pendanaan transaksi efek di Indonesia, khususnya jika dibandingkan dengan mekanisme penyediaan efek terkait transaksi shortselling di Indonesia. 

Baca juga: OJK Targetkan Penghimpunan Dana di Pasar Modal 2024 Tembus Rp200 Triliun

Selain itu, Direktur Utama PEI, Yoyok Isharsaya, menyatakan bahwa, sejalan dengan semangat revitalisasi transaksi marjin dan shortselling yang sedang diinisiasi oleh Self Regulatory Organizations (SRO) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini, mekanisme penyediaan efek dengan skema premium charge yang telah berjalan di Jepang merupakan salah satu solusi efektif bagi pasar modal Indonesia.

“Kolaborasi dan sinergi antara Indonesia dan Jepang khususnya di bidang Pendanaan Transaksi Efek, diharapkan dapat membawa dampak positif pada perkembangan bisnis Anggota Bursa,” ucap Yoyok dalam keterangan resmi dikutip, 6 Desember 2023.

Baca juga: OJK Incar Transaksi Harian Pasar Modal di 2024 Tembus Rp12,25 Triliun

Adapun, pertemuan tersebut bertempat di Mainhall Gedung Bursa Efek Indonesia, pada Selasa (5/12) yang diwakili oleh Senior Manager of Margin Loan Department Japan Securities Finance, Kazutaka Tajima dan  Direktur PEI, Suryadi. 

Japan Securities Finance yang saat ini merupakan pemegang saham sebanyak 10 persen dari PEI bersama-sama dengan BEI, KPEI dan KSEI, terus berkomitmen untuk secara konsisten melaksanakan transfer ilmu pengetahuan dan dukungan teknis ataupun nonteknis kepada PEI. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

34 mins ago

Pemerintah Belum Siapkan Perppu Defisit APBN, Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Aman

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More

4 hours ago

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

4 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

4 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

4 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

5 hours ago