Jakarta–Bank Indonesia (BI) menilai, sinergi kebijakan dan koordinasi antara pemerintah dan lembaga terkait lainnya merupakan kunci untuk mendorong resiliensi perekonomian nasional. Sejauh ini, langkah pemerintah dan lembaga terkait dalam menjaga fiskal pada 2016 telah berhasil menjaga daya tahan ekonomi Indonesia di tengah berbagai tantangan global.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara, dalam keterangannya, di Jakarta, Senin, 22 Mei 2017. Menurutnya, upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah dan BI dalam menjaga keberlangsungan fiskal telah berdampak pada pertumbuhan ekonomi 2016 yang tercatat mengalami peningkatan.
Mirza menyampaikan apresiasinya atas kerja sama seluruh pihak dalam menjaga ekonomi Indonesia di tahun 2017 ini. Terlebih, kata dia, sentimen positif investor terhadap perkembangan pemulihan ekonomi domestik dan keberhasilan program amnesti pajak yang tercermin pada peningkatan pembiayaan ekonomi nonbank di tahun lalu. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More