Jakarta – PT Bank KB Bukopin Syariah menandatangani perjanjian kerja sama Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank atau SiPA untuk mendorong pengembangan bisnis industri syariah di Tanah Air senilai Rp100 miliar.
Direktur Utama PT Bank KB Bukopin Syariah, Koko Tjatur Rachmadi mengatakan pihaknya dalam hal ini akan turut meramaikan pasar uang syariah, sehingga dapat mendongkrak likuiditas perbankan syariah dan memperluas transaksi di industri syariah.
Baca juga: KB Bukopin Syariah Jalin Kerjasama dengan LPPI untuk Proses Pendampingan Implementasi Corporate Culture
“Jadi kita mau meramaikan market syariah, sehingga sistem keuangan syariahnya makin terkenal di masyarakat dan transaksinya lebih banyak. Poinnya itu memperbanyak transaksi di perbankan syariah yang otomatis nanti akan meningkatkan literasi edukasi dan transaksi keuangan syariah,” ujar Koko saat ditemui media, di JCC, Jumat 27 Oktober 2023.
Koko menambahkan, di tengah suku bunga acuan yang kembali naik, yaitu di level 6 persen, maka market akan semakin ketat. Sehingga, dengan adanya kerja sama SiPA diharapkan memudahkan industri syariah mengakses pasar keuangan.
“Sejauh ini di Bukopin Syariah saat ini likuiditas kita sangat-sangat aman dan baik. Tetapi tentunya kemarin kita lihat bahwa BI rate kan naik tuh jadi tentunya market makin ketat apalagi mau akhir tahun, jadi kita harapkan dengan adanya ini makin memudahkan industri syariah mengakses pasar keuangan,”ujarnya.
Di samping itu, pihaknya pun masih belum bisa memperkirakan penambahan penyaluran pembiayaan dari kerja sama ini. Pasalnya, target Perseroan masih menggunakan rencana bisnis bank (RBB) tahun 2023.
Baca juga: Suku Bunga Acuan Naik, Tak Pengaruhi Likuiditas KB Bukopin Syariah
“Kita masih hitung-hitung revenue yang bisa kita dapat dari transaksi ini berapa. Karena ini kan mau akhir tahun jadi kita masih pakai patokan RBB tahun 2023 ini. Untuk yang ini mungkin untuk transaksi tahun depan kita susun. Tapi yang jelas dengan penandatanganan ini makin ramai nih pasar keuangan syariah,” ungkapnya.
Sebagai informasi, tercatat hinga Mei 2023 pembiayaan KB Bukopin Syariah mencapai Rp5,37 triliun, atau meningkat sebesar Rp201 miliar atau tumbuh 3,90 persen bila dibandingkan dengan posisi bulan Desember 2022. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK menyatakan akan mengikuti dan mendukung keputusan akhir Kementerian Keuangan terkait rencana pengambilalihan… Read More
Poin Penting Net foreign sell tembus Rp1,77 triliun, didominasi sektor keuangan (perbankan besar) dan energi,… Read More
Poin Penting: Presiden AS Donald Trump menetapkan gencatan senjata dua pekan sebagai hasil komunikasi dengan… Read More
Poin Penting Sentimen risk-off masih dominan, terlihat dari IHSG yang sempat turun di bawah 7.000… Read More
Poin Penting Cadangan devisa RI turun menjadi USD148,2 miliar per Maret 2026 dari USD151,9 miliar… Read More
Poin Penting: Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 ASN akan terkena efisiensi anggaran. Keputusan final… Read More