Keuangan

Sinergi Dengan Induk, BRI Life Luncurkan Asuransi Untuk Kaum Milenial

Jakarta – PT Asuransi BRI Life bersinergi dengan induk perusahaan Bank BRI meluncurkan Asuransi Lentera, sebagai upaya meningkatkan kinerja bisnis malalui jalur distribusi bancassurance. Produk ini diluncurkan untuk menjawab kebutuhan nasabah tehadap kebutuhan proteksi asuransi yang menguntungkan nasabah, terutama untuk kaum milenial.

Asuransi Lentera, yang merupakan akronim dari Lengkap Ekonomis Nyaman Sejahtera, merupakan perlindungan Asuransi Jiwa yang dilengkapi dengan perlindungan penyakit kritis (Critical Illness) serta terdapat pengembalian premi hingga sebesar 110 persen dari seluruh premi yang dibayarkan nasabah di akhir masa asuransi. Produk ini dikhususkan bagi usia milenial atau usia muda, dimana saat ini jumlah usia produktif (17-50 tahun) di Indonesia berjumlah sekitar 80 juta jiwa.

Dengan pembayaran premi yang ringan, mulai dari Rp100 ribu per bulan hingga Rp450 ribu per bulan selama 5 tahun, nasabah akan mendapatkan proteksi asuransi jiwa hingga tahun ke-8 dengan dana proteksi asuransi  sebesar 100 persen dari Uang Pertanggungan.

Direktur BRI Life Gatot Mardiwasisto Trisnadi mengatakan, BRI Life melihat kondisi tersebut sebagai pangsa pasar potensial. Pengenalan dan penetrasi produk tersebut kepada generasi milenial tentunya harus diimbangi melalui inklusi serta edukasi keuangan akan pentingnya berasuransi sebagai investasi jangka panjang dengan cara yang sesuai dengan semangat gen milenial.

“Produk asuransi Lentera dengan target usia milenial, merupakan sinergi antara BRI Life dan Bank BRI sebagai induk. Sinergi ini sebagai upaya menjawab tantangan dalam melakukan penetrasi  produk unggulan BRI Life  melalui Bank BRI sebagai salah satu  solusi finansial bagi nasabah yang sesuai di masa depan,” ujar Gatot dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 1 Oktober 2018.

Pada tahap awal produk ini akan dipasarkan melalui  lebih dari 300 Frontliner BRI di seluruh Indonesia. Masyarakat yang berminat dapat langsung datang ke Kantor Cabang BRI yang terdapat signage Asuransi Lentera. Tahap berikutnya, Asuransi Lentera akan dipasarkan melalui seluruh Frontliner BRI di Unit Kerja Bank BRI yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Melalui Sinergi antara BRI Life dan Bank BRI, produk ini diharapkan optimal penetrasinya, sehingga dapat terbangun value bersama guna memberikan kontribusi bagi perseroan. Menurutnya, Asuransi Lentera ini tidak dikhususkan bagi karyawan Bank BRI dan anak perusahaannya saja, secara bertahap, Bank BRI dan BRI Life juga akan menjual produk ini sebanyak mungkin ke masyarakat umum sesuai target usia 17 sampai dengan 50 tahun.

“Kami akan lihat perkembangan produk ini  dalam kurun tiga bulan ke depan, jika apresiasi nasabah positif, strategi distribusinya di tahun depan  akan lebih dioptimalkan”,  ucap Gatot. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

2 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

2 hours ago

Wacana Pemotongan Gaji Pejabat Diminta jadi Gerakan Disiplin Fiskal Nasional

Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More

2 hours ago

Bank Maspion Kantongi ‘Dana Segar’ USD285 Juta dari KBank, Perkuat Likuiditas Kredit

Poin Penting PT Bank Maspion Indonesia Tbk memperoleh fasilitas pinjaman USD285 juta dari KASIKORNBANK Public… Read More

2 hours ago

IHSG Jelang Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri Ditutup Naik 1,60 Persen ke Level 7.106

Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,20 persen ke level 7.106,83 pada perdagangan Selasa (17/3), menjelang… Read More

2 hours ago

Survei Amar Bank Sebut 87 Persen Responden Alami Kenaikan Pengeluaran di Periode Lebaran

Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More

3 hours ago