Ilustrasi: Kantor MSIG Life/isitmewa
Jakarta – Head of Customer & Marketing PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (Sinarmas MSIG Life), Lukman Auliadi menilai tahun politik akan menimbulkan gejolak di kalangan masyarakat Indonesia.
Seperti diketahui, pesta demokrasi bagi masyarakat Indonesia ini akan berlangsung pada 14 Februari 2024 melalui pemilihan umum (Pemilu) serentak.
Meski demikian, Lukman mengungkapkan Sinarmas MSIG Life tidak memiliki persiapan khusus dalam menyambut tahun politik. Pihaknya akan memperkuat rencana bisnis perusahaan, sehingga dapat mencapai target bisnis yang ada di tahun depan.
Baca juga: Sinarmas MSIG Life Bagi Dividen Rp371 Miliar, Investor Dapat Segini
“Intinya adalah kita sudah berhasil mengekspansi bisnis kita di tahun 2023 ini. Tentunya kita ingin terus melanjutkan ekspansi tersebut di tahun depan, sehingga kita dapat memiliki bisnis yang lebih berkelanjutan,” ujarnya saat ditemui usai melakukan program CSR di Pulau Pramuka, Rabu (25/10).
Namun, Lukman enggan menyebutkan target yang dibidik perusahaan pada 2024. Dia hanya berharap portofolio Sinarmas MSIG Life dapat mencatatkan hasil kinerja yang positif dan semakin memberikan nilai lebih kepada para pemegang saham.
“Kita akan ekspansi juga, dengan mendirikan kantor-kantor keagenan baru di berbagai kota di Indonesia,” imbuhnya.
Selain melakukan ekspansi, Sinarmas MSIG Life juga terus berkontribusi mendukung pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi asuransi di Indonesia.
Baca juga: Tingkatkan Penetrasi Asuransi, Askrindo Dorong Literasi Bagi Gen Z
“Kami mendidik para tenaga pemasar, hingga partner atau mitra kami untuk memberikan penjelasan produk yang baik kepada masyarakat. Ini merupakan komitmen kami untuk memberikan perlindungan dan penjelasan mengenai rencana finansial kepada masyarakat Indonesia,” pungkas Lukman.
Mengenai kinerja, Sinarmas MSIG Life sendiri telah membukukan total pendapatan sebesar Rp705,88 miliar dan mengantongi laba periode berjalan sebesar Rp67,68 miliar pada kuartal I 2023. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More