Keuangan

Sinarmas MSIG Life-Bank Harda Luncurkan Superlink Syariah

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) bersama PT Bank Harda International Tbk. (BHI) hari ini resmi merilis produk bancassurance terbaru, Superlink Syariah. Peresmian peluncuran Superlink Syariah dikukuhkan dengan penandatanganan kerja sama dan pertukaran plakat antara Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life, Premraj Thuraisingam dengan Direktur Utama Bank Harda Internasional, Antonius Prabowo Argo.

“Komitmen Sinarmas MSIG Life untuk menjadi asuransi jiwa yang utama bagi masyarakat maupun mitra bisnis, kami wujudkan dengan menjadikan nasabah sebagai prioritas melalui inovasi produk dan layanan yang maksimal. Salah satunya dengan meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan layanan perusahaan” ujar Premraj Thuraisingam, Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life. Bagi Sinarmas MSIG Life dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 1 Juni 2016.

Bekerja sama dengan Bank Harda, lanjut Premraj, Sinarmas MSIG Life menghadirkan asuransi perbankan berbasis syariah, Superlink Syariah. Dengan produk ini, Sinarmas MSIG berharap nasabah mendapatkan kemudahan atas informasi serta pilihan produk proteksi dan investasi yang lebih luas sesuai dengan kebutuhan diri maupun keluarga.

Dengan optimisme pasar yang semakin berkembang tahun ini, distribusi lewat bancassurance ditargetkan dapat memberikan kontribusi sekitar 30% terhadap perolehan premi perusahaan selama 2016.

Pemraj menjelaskan, selain proteksi jiwa dengan nilai pertanggungan hingga Rp 500 juta sampai usia 99 tahun, Superlink Syariah memiliki fleksibilitas yang memungkinkan nasabah untuk menentukan sendiri jenis investasinya. Dengan keleluasaan ini nasabah bisa mendapatkan hasil investasi yang lebih maksimal.

Superlink Syariah menawarkan keunggulan fleksibilitas yang mencakup penambahan dana investasi (top up) setiap saat untuk premi berkala, penarikan (withdrawal) atau pengalihan dana investasi (switching) sewaktu-waktu, serta kemudahan dalam mengombinasikan 16 manfaat tambahan (riders) lainnya termasuk asuransi SMiLe Critical Ilness Rider Syariah (CI Syariah) untuk proteksi penyakit-penyakit kritis. Kelebihan lain produk ini, nasabah mendapatkan variasi pilihan dana investasi yakni Simas Fixed Income Fund Syariah, Simas Dynamic Fund Syariah, dan Simas Aggresive Fund Syariah, dengan pembebasan biaya withdrawal dan switching sebanyak dua kali dalam satu tahun polis.

“Didukung jaringan Bank Harda yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Bandung, Solo, Pontianak, hingga Pekanbaru, kami percaya melalui kerja sama ini semakin banyak masyarakat di Indonesia yang memahami pentingnya proteksi terhadap masa depan finansial keluarga sehingga mendapatkan manfaat lebih dari Superlink Syariah,”tambahnya.

Direktur Utama Bank Harda, Antonius Prabowo Argo menyatakan kemitraan bancassurance dengan Sinarmas MSIG Life yang telah berkiprah lebih dari 31 tahun di industri asuransi jiwa semakin memperkuat komitmen Bank Harda untuk mendampingi para nasabah dalam merencanakan keuangan utamanya demi masa depan keluarga.

“Kami yakin Superlink Syariah menjadi sebuah solusi proteksi jiwa yang mampu memberikan manfaat lebih bagi nasabah maupun calon nasabah Bank Harda melalui fleksibilitas dalam menentukan sendiri jenis investasinya, sehingga bisa mendapatkan hasil investasi yang maksimal,” tambahnya.(*)

 

Editor : Apriyani K

admin

Recent Posts

KPK Gelar 2 OTT Sekaligus, Salah Satunya di Kantor Bea Cukai Jakarta

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More

1 hour ago

OJK Dorong KUB BPD Tingkatkan Kredit UMKM dan Ekonomi Daerah

Poin Penting OJK menegaskan KUB BPD sebagai strategi utama untuk memperkuat peran BPD dalam pembiayaan… Read More

1 hour ago

Psikologi Konsolidasi Bank

Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More

1 hour ago

Purbaya Beberkan Penerimaan Pajak Januari 2026 Capai Rp116,2 T, Tumbuh 30,8 Persen

Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More

2 hours ago

Andy Arslan Djunaid Mundur dari Kursi Komut JMA Syariah, Ada Apa?

Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Saham BBTN, AMMN, dan BRIS Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More

3 hours ago