tax amnesty
Jakarta–Guna mendukung program pemerintah dan meningkatkan pengetahuan wajib pajak, Sinarmas Financial Services bersama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) mengadakan seminar berjudul “Dialog Ekonomi Indonesia terkait Tax Amnesty“.
Direktur Utama PT Bank Sinarmas Tbk, Freenyan Liwang mengatakan, lembaga-lembaga finansial harus selalu tangkas dalam mengadopsi kebijakan pemerintah. Sehingga sangat penting untuk melakukan sosialisasi seperti ini.
“Kita harapkan kebijakan ini membawa efek positif tidak hanya bagi posisi fiskal Indonesia, namun juga bagi lembaga keuangan pada umumnya,” kata Freenyan di Jakarta, Jumat malam, 19 Agustus 2016.
Apalagi lanjutnya, pemerintah memperkirakan. program amnesti pajak ini dapat mengumpulkan aset deklarasi senilai Rp4.000 triliun. Sementara, dana yang akan dibawa pulang dari luar negri (repatriasi) dapat mencapai Rp1.000 triliun.
Dengan begitu, deklarasi aset dan repatriasi diharapkan akan menghasilkan pemasukan pajak sebesar Rp165 triliun. Dana tersebut akan masuk ke berbagai instrumen keuangan seperti obligasi, surat berharga negara, pasar modal, pasar uang dan dana pihak ketiga (DPK) perbankan.
Dan pada akhirnya, keberhasilan program ini dapat mendorong pendapatan fiskal juga menambah basis data wajib pajak.
“Selain membantu pemerintah mensosialisasikan, program ini membantu wajib pajak memahami detail teknis terkait program tax amnesty,” jelasnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More