Asuransi Sinar Mas Bidik Premi Rp6,37 Triliun di 2018
Jakarta – PT Asuransi Sinar Mas (ASM) melakukan re-launching produk asuransi kesehatan yakni Simas Sehat Platinum.
Direktur ASM, Dumasi M M Samosir mengatakan bahwa Simas Sehat Platinum ini merupakan produk asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan yang luas bagi para nasabah.
“Produk ini merupakan produk unggulan baru Asuransi Sinar Mas, melengkapi produk yang telah ada sebelumnya seperti simas sehat corporate, simas sehat executive, simas sehat gold dan simas sehat income,” kata Dumasi, diacara Seminar kesehatan “Be Wealthy With Healty Lifestyle” sekaligus Re Launching Simas Sehat Platinum, di Jakarta, Rabu, 10 Agustus 2016.
Lebih lanjut Dumasi menuturkan, simas sehat platinum dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan para executive yang membutuhkan jaminan kesehatan komprehensive dengan layanan yang berkualitas.
Beberapa keunggulan seperti jaminan yang luas meliputi biaya perawatan hingga limit 2 juta USD, jaminan perpanjangan polis hingga usia 99 tahun, usia peserta baru mulai usia 64 tahun, berlaku di seluruh dunia serta system cashless di rumah sakit provider Asuransi Sinar Mas.
“Simas sehat platinum juga menyediakan layanan medical second opinion yaitu konsultasi dengan dokter simas sehat, meminta referensi dokter atau rumah sakit, layanan transportasi medis, 24 hours customer care serta jaminan untuk kemoterapi dan radioterapi,” terangnya.
Dengan re-launching ini ASM menargetkan premi asuransi kesehatan akan menjadi sebesar Rp700 miliar meningkat dari Rp400 miliar di tahun 2015 lalu.”Sampai Juni sudah baik, naik 19% untuk healty insurance nilainya Rp455 miliar. Kita optimis target akan tercapai,” tukasnya. (*) Dwitya Putra
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More