Keuangan

Simak Nih! Astra Life Beberkan Jurus Hadapi Tantangan Finansial di Tahun Naga Kayu 2024

Jakarta – Memasuki Tahun Naga Kayu, keluarga muda perlu cermat dalam meraih impian finansial. Mengingat ada banyak tantangan finansial yang harus dihadapi dan mungkin saja terjadi, seperti terkena penyakit kritis hingga tutup usia dini.

Windy Riswantyo, Marketing, Alternate & Direct Business Group Head Astra Life mengatakan, untuk mengatasi tantangan tersebut, sebaiknya keluarga muda memiliki mitigasi risiko finansial. Ini dilakukan agar bisa meraih tujuan finansial jangka panjang.

“Finansial jangka panjang itu seperti menyekolahkan anak hingga lulus kuliah, rencana ibadah, hingga bisa menikmati hari tua dengan nyaman,” kata Windy dalam keterangan resminya baru-baru ini.

Menurutnya, salah satu tantangan di tahun ini adalah biaya kesehatan yang terus meningkat menjadi 13,0 persen dan mengalami inflasi 3,0 persen pada tahun 2024 menurut survei Mercer Marsh Benefit (MMB) bertajuk Health Trends 2024.

“Biaya perawatan kesehatan yang semakin mahal dapat menjadi risiko beban finansial yang besar bagi keluarga muda,” ungkapnya.

Baca juga: Dorong UMKM Proteksi Karyawan, Astra Life Hadirkan AVA Group Medical Protection

Terlebih lagi, kata Windy, dengan semakin tingginya angka penyakit kronis dan biaya perawatan yang terus meningkat, keluarga muda perlu mempersiapkan dana yang cukup untuk menghadapi kondisi kesehatan yang tidak terduga.

“Berkaca pada survei tersebut, keluarga muda sebaiknya sehat dalam hal pola hidup dan juga finansial. Memiliki asuransi kesehatan menjadi kewajiban yang sebaiknya dipenuhi di tahun naga kayu ini,” jelas Windy.

Berikut tiga langkah yang perlu dipahami terkait asuransi:

  • Lindungi dengan asuransi kesehatan

Miliki asuransi kesehatan sedini mungkin di saat diri sendiri dan keluarga dalam kondisi kesehatan yang prima. Dengan memiliki asuransi kesehatan keluarga, maka kekhawatiran aset akan tergerus untuk membiayai pengobatan ketika sakit dapat teratasi.

Bagi keluarga muda yang masih memiliki banyak kebutuhan, bisa mendaftar menjadi peserta dalam program jaminan kesehatan dari pemerintah.

Namun, bagi keluarga yang lebih mapan dan menginginkan fasilitas yang lebih nyaman khususnya bagi anak dapat menambahkan asuransi kesehatan swasta. Adapun alokasi untuk kebutuhan asuransi jiwa dan kesehatan sekitar 10 persen dari  pendapatan.

  • Pilih produk asuransi dengan manfaat yang sesuai

Saat ini banyak produk asuransi kesehatan yang menawarkan berbagai macam manfaat. Penting bagi keluarga muda untuk mendiskusikan kebutuhan akan proteksi kesehatan bersama-sama, misalnya apakah dari kedua belah pihak memiliki hitori penyakit kritis, fasilitas kesehatan seperti apa yang diinginkan, hingga alokasi budget yang disepakati.

Astra Life memiliki beragam perlindungan kesehatan dengan manfaat yang lengkap, seperti perlindungan kesehatan yang memberi manfaat pembayaran rawat inap, pembedahan sesuai tagihan rumah sakit, santunan harian rawat inap, dan penyakit kritis sejak tahap dini.

Astra Life menawarkan Medicare Premier, asuransi tambahan yang memberi jaminan rawat inap di kamar privat tanpa terpengaruh kenaikan biaya rumah sakit selama polis aktif, juga menanggung biaya tambahan extra bed atau hotel terdekat dari rumah sakit selama rawat inap di rumah sakit.

Baca juga: Astra Life Luncurkan Asuransi Jiwa Berbasis Syariah
  • Memiliki asuransi tanpa ribet

Penting bagi keluarga muda yang tengah sibuk dalam kesehariannya untuk memiliki asuransi dengan layanan yang memudahkan nasabahnya.

Di Astra Life, setiap nasabah memiliki akses ke portal nasabah yaitu MyAstraLife. Lewat aplikasi ini, nasabah yang hendak berobat rawat inap di rumah sakit cukup menunjukan e-card.

Terdapat juga fitur My Claim yang dapat mempermudah klaim asuransi kesehatan, fitur My Fund untuk dapat melakukan e-switching yaitu pengalihan dana investasi dan e-withdrawal yaitu fitur untuk menarik saldo. Fitur-fitur ini membuat pengelolaan asuransi keluarga muda menjadi lebih praktis. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

15 mins ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

18 mins ago

Penguatan Produktivitas Indospring Disambut Positif Investor, Ini Buktinya

Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More

38 mins ago

KB Bank Kucurkan Kredit Sindikasi USD95,92 Juta ke Petro Oxo Nusantara

Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More

49 mins ago

Lampaui Target, Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp1.931,2 Triliun

Poin Penting Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, tumbuh 12,7 persen (yoy) dan melampaui target… Read More

55 mins ago

OJK Luncurkan Aturan Baru Asuransi Kesehatan, Ini Isinya

Poin Penting OJK menerbitkan POJK 36/2025 untuk memperkuat ekosistem asuransi kesehatan, menjaga keseimbangan manfaat bagi… Read More

56 mins ago