Perbankan

Simak! Bocoran Dividen Bank Danamon Tahun Buku 2025

Poin Penting

  • Bank Danamon akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham pada 31 Maret 2026 untuk membahas pembagian dividen dari laba bersih 2025 sebesar Rp4 triliun.
  • Beberapa tahun terakhir, Bank Danamon membagikan dividen sekitar 35 persen dari laba bersih; perkiraan dividen 2025 sekitar Rp1,4 triliun.
  • Kinerja Positif – Total kredit konsolidasian tumbuh 9 persen menjadi Rp212,7 triliun, DPK naik 16 persen menjadi Rp176,9 triliun, didukung seluruh lini bisnis termasuk Adira Finance.

Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 31 Maret 2026. Salah satu agendanya adalah membahas terkait pembagian dividen dari laba bersih Rp4 triliun pada 2025.

Wakil Direktur Utama BDMN, Honggo Widjojo Kangmasto, beberapa tahun terakhir perseroan konsisten membagikan dividen 35 persen dari laba bersih. Untuk tahun ini, Honggo belum bisa memberikan bocoran berapa besaran dividen yang bakal dibagikan kepada pemegang saham.

“Yang pasti kalau kita lihat beberapa tahun terakhir Bank Danamon konsisten dengan dividen policy sekitar 35 persen. Mengenai tahun ini, mohon sabar tunggu RUPS tanggal 31 Maret,” ucap Honggo dalam Konferensi Pers dikutip, 20 Februari 2026.

Baca juga: Bank Danamon (BDMN) Bukukan Total Kredit Rp212,7 Triliun di 2025

Jika berkaca dari dividen tahun sebelumnya yang sebanyak 35 persen, maka diperkirakan penggunaan laba bersih tahun 2025 untuk dividen kurang lebih senilai Rp1,4 triliun.

Kinerja Kredit Bank Danamon

Sebelumnya, Bank Danamon mampu mencatatkan kinerja positif pada tahun lalu. Total kredit dan trade finance secara konsolidasian tumbuh 9 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi Rp212,7 triliun.

Baca juga: Bank Danamon dan Adira Finance Perpanjang Bunga Spesial KPM Prima

Pertumbuhan tersebut sudah mencakup dampak penggabungan usaha Adira Finance dan Mandala Finance, sehingga momentum positif ditopang oleh seluruh lini bisnis, termasuk Enterprise & Financial Institution Banking, SME Banking, Consumer Banking, serta Adira Finance.

Dari sisi funding, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun Bank Danamon secara konsolidasi mengalami kenaikan 16 persen yoy menjadi Rp176,9 triliun. 

Dari jumlah tersebut, simpanan pada giro dan tabungan atau current account dan saving account (CASA) tumbuh 18 persen yoy mencapai Rp75,2 triliun. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ekspansi Ritel, MR.DIY Indonesia Siap Tambah 270 Toko dan Flagship Store di 2026

Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More

9 hours ago

Geopolitik dan Harga Minyak Bayangi Ekonomi 2026, Permata Bank Lakukan Strategi Ini

Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More

10 hours ago

Klaim Bencana Sumatra Belum Tuntas, Jasindo Targetkan Finalisasi Mei 2026

Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More

11 hours ago

Ekonom Ingatkan PR Besar Pimpinan Baru OJK, dari Pasar Modal hingga Risiko BPR

Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More

11 hours ago

ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More

11 hours ago

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More

12 hours ago