Ilustrasi: Pergerakan pasar saham/istimewa
Jakarta – PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menyebutkan bahwa, terdapat tiga sentimen yang dapat memengaruhi indeks harga saham gabungan (IHSG) di pekan ini dan harus diperhatikan para trader.
Equity Analyst IPOT, Dimas Krisna Ramadhani menjelaskan ketiga sentimen tersebut di antaranya adalah indeks harga belanja personal inti bulanan Amerika Serikat (AS), data tenaga kerja mingguan AS, dan aliran dana asing ke IHSG.
“Berdasarkan konsensusnya kalau Indeks Harga Belanja Personal Inti bulanan AS (Core PCE) akan berada di level 0,2 persen atau naik dari bulan sebelumnya yang berada di level 0,1 persen,” ucap Dimas dalam keterangan resmi di Jakarta, 22 Januari 2024.
Baca juga: OJK Terbitkan 2 Aturan Baru Pasar Modal, Berikut Detailnya
Lebih lanjut, ia menjelaskan, indikator tersebut yang digunakan oleh The Fed dalam mendapatkan gambaran inflasi yang terjadi di AS dan memengaruhi keputusan suku bunga yang akan dilakukan oleh The Fed di bulan ini.
Lalu, AS juga akan merilis data tenaga kerja mingguan yang diproyeksikan akan mencatatkan penambahan tenaga kerja sebesar 200 ribu atau meningkat dari 187 ribu pada minggu sebelumnya.
“Apabila tenaga kerja terus mengalami pertumbuhan maka kondisi ekonomi AS berada dalam kondisi yang baik. Di sisi lain, hal ini memicu kekhawatiran bagi The Fed kalau mereka tidak dapat mencapai target inflasi 2 persen di 2024,” imbuhnya.
Baca juga: BEI Targetkan Investor Pasar Modal Syariah Tembus 1 Juta di 2024, Begini Jurusnya
Adapun, terkait sentimen aliran dana asing ke IHSG, apabila asing kembali mencatatkan pembelian ke saham-saham penting IHSG seperti big banks dan blue chip, maka semakin menimbulkan optimisme bagi pelaku pasar untuk 2024 ini.
Di mana, dalam seminggu terakhir investor asing mencatatkan pembelian sebesar Rp537 miliar di pasar reguler dan bahkan nominal pembelian mencapai Rp9,19 triliun dalam sebulan terakhir. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More
Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More
Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More
Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More
Poin Penting Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, likuiditas dan modal kuat perbankan kuat, dengan… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun dan laba bersih… Read More