Categories: Keuangan

Silicon Valley Bank Kolaps, Startup Ini Minta Bantuan ke Konsumen

Jakarta – Sebuah perusahaan mainan yang berbasis di New York, Camp Toy Store, sampai memohon bantuan kepada konsumennya agar dapat tetap bertahan, paska tutupnya Silicon Valley Bank (SVB).
 
Camp, startup retailer yang juga disokong oleh venture capital ini, mengumumkan pelanggannya melalui pesan email pada hari Jumat bahwa mereka akan melakukan pemotongan harga dan menggunakan penjualan untuk membantu mendanai operasi selanjutnya setelah banyak uangnya yang masih terperangkap di SVB.
 
“Sayangnya, kami menyimpan banyak aset tunai kami di bank yang baru saja tutup. Saya yakin anda sudah mendengar beritanya,” ucap Co-founder Camp Toy Store, Ben Kaufman, dalam emailnya, dikutip dari CNN, Minggu, 12 Maret 2023.
 
Dirinya menyarankan pelanggan untuk menggunakan kode “BANKRUN” agar dapat diskon 40% pada semua barang dagangannya, demi membantu usahanya agar dapat tetap beroperasi setelah tutupnya SVB. Namun, Camp akan sangat menghargai pelanggan yang ingin membayar dengan harga penuh. Di satu sisi, Ben optimis masalah ini akan cepat terselesaikan.
 
Silicon Valley Bank berada di bawah kendali Federal Deposit Insurance Corporation AS pada hari Jumat, setelah adanya gelombang kekhawatiran akan krisis likuiditas di bank tersebut, yang juga telah mendorong beberapa perusahaan startup untuk mempertimbangkan penarikan dana.
 
Runtuhnya pemberi pinjaman Silicon Valley itu secara tiba-tiba telah mendorong para investor teknologi dan perusahaan rintisan untuk mencari tahu eksposur keuangan mereka terhadap bank itu, dengan para pendiri concern untuk melakukan penarikan dana dari SVB, membayar gaji, dan menutupi biaya operasional.
 
Kolapsnya Silicon Valley Bank terjadi di saat-saat sulit industri teknologi. Naiknya suku bunga telah mengurangi kemudahan akses ke permodalan yang selama ini membantu meningkatkan valuasi perusahaan rintisan dan mendanai proyek-proyek ambisius yang merugi.
 
Ben Kaufman, mantan eksekutif BuzzFeed, mendirikan Camp Toy Store pada 2018. Camp Toy Store memiliki sembilan toko yang tersebar di California, Connecticut, Massachusetts, New York, New Jersey, dan Texas. (*) Steven Widjaja
 
 
 

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

32 mins ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

1 hour ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

1 hour ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

2 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

2 hours ago

IHSG Kembali Merah, Ditutup Turun 0,26 Persen ke Level 6.971

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More

3 hours ago