Ekonomi dan Bisnis

Sigit Pramono: BUMN Harus Jadi Panutan Implementasi GCG

Jakarta – Sigit Pramono, bankir senior yang menjabat sebagai Ketua Umum Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) yang juga menjadi anggota Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) menyambut positif penunjukkan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN menggantikan Rini Soemarno.

Sigit berharap agar Kementerian BUMN dibawah kepemimpinan menteri baru, menjadi panutan dalam penerapan GCG di sektor korporasi seperti selama ini sekaligus memperbaiki dan meningkatkan beberapa hal sering menjadi keprihatinan para pegiat tata kelola seperti IICD. Menurut Sigit, Kementerian BUMN adalah wakil pemegang saham mayoritas pada BUMN besar yang sahamnya tercatat di bursa saham.

Artinya sebagai perusahaan publik meskipun BUMN adalah sebuah perusahaan milik negara tetapi harus selalu diingat sebagian sahamnya juga milik masyarakat atau publik. Jadi BUMN publik tunduk kepada Undang Undang Pasar Modal.

“Dalam prakteknya selama ini, Kementerian BUMN seringkali mengabaikan hak pemegang saham publik. Padahal menurut ketentuan internasional di bidang pasar modal, sesuai undang-undang pasar modal, dan sesuai peraturan OJK dan Bursa, ada hak pemegang saham publik untuk diperlakukan setara atau Equitable Treatment of Shareholders,” ujar bankir yang pernah memimpin BNI ini kepada infobanknews.com (23/10).

Sigit berharap keputusan-keputusan penting di BUMN go public dilakukan secara terbuka. “Karena dalam prakteknya selama ini keputusan penting seperti pergantian komisaris dan direksi BUMN go public, tidak disampaikan kepada otoritas bursa dan pemegang saham publik dalam rentang waktu sesuai ketentuan perundang-undangan,” pungkas Sigit.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

33 mins ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

59 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

1 hour ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

1 hour ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

2 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

3 hours ago