Direksi Komisaris Bank Jatim
Jakarta–PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada tahun ini berencana mengakuisisi perusahaan modal ventura dan perusahaan sekuritas. Proses akusisi tersebut ditargetkan dapat rampung pada akhir tahun ini.
Direktur Utama BRI, Suprajarto mengungkapkan, saat ini perusahaan sekuritas yang bertanggung jawab atas rencana akuisisi tengah dalam tahap due diligence meeting. Proses due diligence meeting tersebut pun diperkirakan akan rampung pada September 2017.
Dirinya menambahkan, saat ini perundingan yang tersisa adalah untuk membahas tingkat kecocokan harga. “September 2017 bisa selesai kalau tidak ada masalah untuk akuisisi modal ventura,” ujar Suprajarto di Kantor Bank BRI Jakarta, Kamis, 3 Agustus 2017.
Baca juga: Kredit BRI Sentuh Rp687,9 Triliun
Ditemui di tempat yang sama, Direktur Keuangan BRI, Haru Koesmahargyo menyebutkan, perseroan sudah menyiapkan dana sekitar Rp500 miliar sampai Rp700 miliar untuk mengakuisisi kedua perusahaan tersebut. “Untuk sekuritas kami rencanakan selesai Desember, karena prosesnya agak susah,” tambah Haru.
Suprajarto menambahkan, modal ventura sebagai lini usaha baru dari BRI dapat mendorong pengembangan perseroan. Selain itu, perusahan ventura yang dimiliki oleh BRI kelak dapat mendukung penyertaan modal pada beberapa program kementerian. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Danantara Indonesia genap satu tahun, fokus memperkuat tata kelola dan fondasi pengelolaan aset… Read More
Poin Penting Warga Jepang kini bisa menggunakan QRIS untuk bertransaksi di Indonesia setelah izin QRIS… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More