Nasional

Siapa Cawapres Ganjar: Mahfud MD, Erick Thohir atau Sandiaga Uno?

Jakarta – Pembahasan siapa sosok yang akan menjadi pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 terus bergulir. Sejumlah nama pun muncul dan digadang-gadang menjadi calon wakil presiden (cawapres).  

Antara lain, Mahfud MD, Erik Thohir dan Sandiaga Uno. Lantas, siapakah dari ketiga sosok tersebut yang potensial mendampingi Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 ?

Pengamat Politik UIN Jakarta Zaki Mubarak menilai, dari ketiga nama besar di atas, Mahfud MD dinilai sebagai sosok yang paling potensial mendampingi Ganjar Pranowo. Hal ini didasarkan pada integritas dan popularitas yang sangat kuat.

“Dari sisi integritas dan popularitas, Mahfud MD sangat pantas menemani Ganjar Pranowo menjadi cawapres mendatang,” kata Zaki kepada Infobanknews, Rabu (26/4/2023).

Selama ini, menurut Zaki, sosok Mahfud memang dikenal memiliki integritas tinggi, tegas dan berpengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan. Sikap inilah yang diperlukan dalam menjawab tantangan ke depan.

Apalagi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah “merestui” Mahfud MD sebagai sosok yang pas mendampingi Ganjar sebagai cawapres.

Lanjutnya, sementara untuk Erick Thohir dan Sandiaga Uno diakuinya memang memiliki popularitas sangat kuat. Namun kepopuleran tersebut tidak menjadi patokan utama.

Pasalnya, kata dia, image keduanya di mata publik kurang positif karena dianggap sebagai bagian dari kekuasaan oligarki.

“Sementara publik berharap Ganjar Pranowo bersih dari anasir-anasir oligarki,” pungkasnya.

Pemerintah sendiri telah menentukan pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada 19 Oktober 2023 – 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu.

Di mana, memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.(*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

8 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

8 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

9 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

9 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

9 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

11 hours ago