Moneter dan Fiskal

Siap-Siap! QRIS Bisa Digunakan di Tiongkok Mulai Mei 2026

Poin Penting

  • Kerja sama QRIS antarnegara antara Indonesia dan China ditargetkan mulai diimplementasikan pada bulan depan
  • Indonesia telah menggandeng Jepang, Korea Selatan, dan China dalam penguatan konektivitas pembayaran regional
  • QRIS antarnegara mendukung integrasi ekonomi digital, dengan capaian 5,9 juta transaksi inbound dan 1,7 juta transaksi outbound.

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan kerja sama QRIS antarnegara Indonesia dengan China akan mulai diimplementasikan pada bulan depan.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan, saat ini Indonesia telah merangkul ASEAN plus three, yakni Jepang, Korea Selatan, dan China dalam kerja sama QRIS antarnegara.

“Jadi saat ini kita sudah merangkul ASEAN plus three, Jepang, Korea Selatan dan mudah-mudahan bulan depan itu kita dengan Tiongkok sudah bisa terhubung juga,” ujar Fili dalam Launching QRIS Cross Border Korea Selatan di Jakarta, Rabu, 1 April 2026.

Baca juga: Hore! Warga RI Kini Bisa Belanja di Korea Selatan Pakai QRIS

Fili menyatakan Indonesia telah mencanangkan regional payment connectivity yang akan mendorong integrasi ekonomi dan mengurangi friksi dalam transaksi lintas negara yang selama ini masih relatif tinggi.

“Dengan demikian QRIS antarnegara tidak hanya berperan strategis dalam memperkuat sistem pembayaran lintas negara, Tetapi juga menjadi enabler utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Baca juga: Resmi! Turis Jepang Kini Bisa Bayar Pakai QRIS di Indonesia, Tak Perlu Tukar Uang

Volume Transaksi QRIS

Fili mencatat, hingga saat ini volume transaksi QRIS antarnegara inbound ke Indonesia sudah sebanya 5,9 juta transaksi. Sementara volume transaksi QRIS outbond atau transaksi Indonesia ke negara lain sebanyak 1,7 juta transaksi.

“Capaian ini mencerminkan bahwa QRIS antar negara ini merupakan solusi relevan yang dibutuhkan masyarakat,” tandasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Gaspol Perkuat Kerja Sama dengan Korea Selatan, Ini Sasarannya

Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More

9 mins ago

Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa lewat Livin’ by Mandiri

Poin Penting Bank Mandiri menghadirkan fitur call center gratis di Livin’ by Mandiri yang bisa… Read More

27 mins ago

Kementerian ATR Ajukan Tambahan Anggaran Rp672 Miliar ke Purbaya

Poin Penting Menteri ATR mengusulkan tambahan anggaran Rp672 miliar untuk mendukung program 3 juta rumah.… Read More

1 hour ago

Bank QNB Indonesia Bukukan Laba Rp50,8 Miliar pada 2025

Poin Penting Laba Bank QNB Indonesia sebelum pajak Rp50,8 miliar ditopang pertumbuhan kredit 18 persen… Read More

2 hours ago

INACA Desak Kenaikan Fuel Surcharge Imbas Lonjakan Harga Avtur

Poin Penting Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia mendesak pemerintah menaikkan fuel surcharge dan Tarif Batas… Read More

2 hours ago

Menaker Imbau Swasta Terapkan WFH, Ikuti Arahan Prabowo

Poin Penting Menaker mengimbau penerapan WFH satu hari kerja per minggu bagi perusahaan swasta, BUMN,… Read More

2 hours ago