Moneter dan Fiskal

Siap-Siap! Presiden Mau Kasih Kejutan Soal Gaji PNS

Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Azwar Anas mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan beri kejutan terkait gaji baru Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS saat pidato Presiden Jokowi pada Nota Keuangan 2024.

“Kita lihat nanti siang, kita tunggu presiden,” kata Anas kepada awak media di Kompleks Parlemen, Rabu 16 Agustus 2023.

Anas pun enggan menjawab ketika ditanya berapa kenaikan gaji PNS. Dirinya menyebutkan kalau disebutkan sekarang maka tidak ada kejutan. “Kita lihat kalau nggak nanti, nggak ada kejutan,” ungkapnya.

Namun, Anas memberikan sinyal keras bahwa gaji PNS akan naik di 2024. Dia menambahkan, sudah lama sekali PNS tidak menikmati kenaikan gaji.

Baca juga: Sebelum Daftar, Cek Dulu Besaran Gaji PNS dan PPPK 2023

Sementara itu, tunjangan kinerja (tukin) juga menjadi perhatian pemerintah. Menurutnya, tukin akan diberikan berdasarkan kinerja masing-masing kementerian dan lembaga (K/L).

“Beberapa hari ini kami sedang melakukan evaluasi dari beberapa (K/L) yang dari kinerja sudah bisa naik dan beberapa pemda kinerjanya cukup bagus dan harapan kita lebih berdampak hasil kinerja reformasi dan birokrasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Anas mengatakan, masalah tukin PNS tak akan dibahas dalam Nota Keuangan 2024. Mengingat, rumusan mengenai tukin sudah dievaluasi dan diajukan ke Presiden. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) bakal naik di tahun 2024. Anggaran mengenai kenaikan gaji PNS sudah dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Negara (RAPBN) 2024. Meski begitu, Sri Mulyani tidak menjelaskan skema lengkap mengenai kenaikan gaji PNS di 2024. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

17 mins ago

Ahli Usul RUU Perampasan Aset Difokuskan Jerat Pejabat Publik

Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More

41 mins ago

Bank Amar Bidik UMKM untuk Perkuat Ekonomi Digital

Poin Penting Bank Amar fokus pada UMKM untuk memperluas akses pembiayaan digital dan mendorong pertumbuhan… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah ke 7.268, Sektor Industri Pimpin Pelemahan

Poin Penting IHSG melemah tipis 0,15% ke level 7.268,03 pada penutupan sesi I perdagangan (9/4).… Read More

2 hours ago

Prabowo: Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta Meski Harga Avtur Naik

Poin Penting Pemerintah memastikan biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski harga avtur naik. Kenaikan… Read More

3 hours ago

Menimbang Kriteria Calon Dirut BEI

Oleh Paul Sutaryono PADA 25 Maret 2026, Mahkamah Agung telah resmi melantik Friderica Widyasari Dewi… Read More

3 hours ago