Nasional

Siap-siap! 1.700 ASN Akan Pindah ke IKN pada Oktober 2024

Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Anas mengatakan sebanyak 1.700 Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) akan dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Oktober 2024. Pemindahan ASN ini mundur dari rencana sebelumnya, yakni di September 2024.

Anas menyatakan, bahwa mundurnya jadwal pemindahan ini disebabkan oleh hunian para ASN yang belum rampung.

“Ini kan ada beberapa apartemen ASN yang sekarang sedang disempurnakan dan ini belum seluruhnya selesai. Oleh karena itu, Bapak Presiden memberikan arahan tidak dipaksakan di bulan September jika ini belum tuntas,” ujar Anas saat ditemui Wartawan di Kompleks Parlemen RI, Jumat, 16 Agustus 2024.

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2024 Dibuka 20 Agustus, Begini Cara Buat Akun SSCASN

Meski begitu, tambah Anas, pihaknya sudah menyiapkan hunian jika ASN pindah ke IKN pada September-Oktober 2024. Hal ini juga telah dilakukan koodinasi dengan kementerian lembaga (K/L) terkait.

“Kami sudah siapkan, dan Kemenpan-RB telah melakukan koordinasi dengan seluruh sekjen di K/L. sehingga kita tinggal menunggu kesiapan nanti di apartemen di ASN,” jelasnya.

Baca juga: Diam-diam Pemerintah Kerek Anggaran IKN di 2024, Sekarang Jadi Segini

Lebih lanjut, pada Oktober mendatang sudah ada sebanyak 47 tower ASN yang sudah rampung. Dari jumlah itu 12 tower diperuntukkan bagi TNI/Polri.

“Kita kemarin skenario kan kalau satu apartemen, satu ASN berkeluarga itu 1.700. Tapi kalau sharing ada kurang lebih 3.200. Tetapi, Presiden telah menyampaikan bahwa tidak sharing apartemennya bagi yang berkeluarga satu ASN, satu apartemen,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

5 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

6 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

6 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

7 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

7 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

7 hours ago