PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk meminta restu melakukan penambahan modal melalui rights issue. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perbankan berbasis layanan digital telah menyelenggarakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Selasa (8/8) untuk meminta restu pemegang saham guna melakukan penambahan modal.
Dalam RUPSLB tersebut, para pemegang saham telah menyetujui BNC untuk melakukan penambahan modal dengan menawarkan saham sebanyak-banyaknya 5 miliar saham baru melalui skema rights issue sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BNC, Aditya Windarwo menjelaskan, skema rights issue tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya BNC untuk terus adaptif terhadap perkembangan usaha dan untuk mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan dalam menjaga daya saing yang sehat dan kuat.
Baca juga: Terbang 43,57 Persen, BNC Salurkan Kredit Rp10,11 T di Semester I-2023
“Sebagai bank dengan layanan digital yang paling banyak digunakan oleh masyarakat, BNC berkomitmen untuk terus memberikan layanan perbankan berbasis digital yang lebih luas dan lebih lengkap kepada berbagai lapisan masyarakat di Indonesia,” ucap Aditya dalam keterangannya di Jakarta, 10 Agustus 2023.
Aditya menambahkan bahwa, sejak bertransformasi menjadi bank dengan layanan digital, Perusahaan terus bekerja keras untuk dapat memberikan pengalaman perbankan yang menyenangkan bagi para nasabah dan mampu mendukung pertumbuhan jumlah nasabah BNC.
“Upaya aksi korporasi yang kami lakukan, salah satunya melalui gelaran right issue nanti merupakan upaya kami untuk melanjutkan kinerja positif sebagai wujud komitmen kami untuk memberikan layanan perbankan yang optimal bagi masyarakat,” imbuhnya.
Adapun, hingga saat ini BNC telah memiliki jumlah nasabah sebanyak 20 juta pengguna yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, lalu BNC juga dikenal sebagai bank dengan layanan digital dengan ragam layanan dan fitur yang lengkap, baik untuk nasabah perorangan, UMKM, maupun korporasi. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More