News Update

Siap Masuk Buku-IV, PermataBank Tanamkan 3 Strategi

Jakarta – PT Bank Permata Tbk (Permatabank) optimis akan naik kelas menjadi Bank Buku-IV pada akhir tahun 2020 dengan modal inti Rp40 triliun.

Direktur Utama Bank Permata Ridha D.M Wirakusumah mengatakan, pihaknya telah menanamkan 3 strategi utama agar bisnisnya tetap tumbuh mencapai target tersebut.

“Memang dengan dasar (strategi) 3 hal itu kita ingin membidik skala dan InsyaAllah akhir tahun ini kita akan naik kelas menjadi buku 4,” kata Ridha dalan webinar Infobank Top Bankers 2020, di Jakarta, Selasa 1 Desember 2020.

Pada straregi pertama, kata Ridha, pihaknya telah bertekad untuk melakukan semua tugas bisnis sesuai aturan yang benar dan tidak akan melanggar. Hal itu sejalan dengan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ada tiga hal yang kesatu itu kita harus melakukan sesuatu dengan benar. Itu yang dicanangkan oleh OJK atau oleh pemerintah bahwa harus sesuai aturan,” tambah Ridha.

Pada straregi kedua, lanjutnya ialah menetapkan strategi yang tepat mengenai arahan bisnis serta membidik laju pertumbuhan yang baik. Setelah itu yang ketiga adalah menyiapkan alat atau tools yang benar ditengah persaingan bisnis dengan fintech.

“Kita harus melakukan sesuatu dengan benar melakukan sesuatu yang benar dan kita harus mencapai sesuatu itu dengan tools yang benar,” tukas Ridha. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 hour ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

2 hours ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

2 hours ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

3 hours ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

3 hours ago