Keuangan

SGMW Multifinance Raih Fasilitas Kredit Rp1,2 Triliun dari HSBC Indonesia

Jakarta – PT SGMW Multifinance Indonesia memperoleh fasilitas kredit dari HSBC Indonesia sebesar Rp1,2 triliun guna mendukung pertumbuhan bisnisnya di Indonesia. Penandatanganan Kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Utama PT SGMW Multifinance Indonesia, Alan Wang dan Riko Tasmaya selaku Managing Director & Head of Global Banking HSBC Indonesia di Jakarta, Jumat, 13 Mei 2022.

PT SGMW Multifinance Indonesia adalah perusahaan pembiayaan captive milik SAIC Motor HK yang melayani merk Wuling dan Morris Garage (MG) dengan menyediakan pembiayaan kepada dealer-dealer Wuling dan MG dan juga pembiayaan dengan cara angsuran kepada konsumen-konsumen retail. Pemegang saham PT SGMW Multifinance Indonesia terdiri dari SAIC Motor HK Investment Limited, PT SGMW Motor Indonesia, General Motor Financial Inc dan PT Sinarmas Multiartha Tbk, yang secara kolektif telah melakukan investasi sebesar Rp600 miliar dalam bisnis ini.

Alan Wang mengatakan, sejak PT SGMW Multifinance Indonesia resmi beroperasi pada Mei 2019 sampai saat ini dengan cakupan lebih dari 130 area dealer Wuling dan MG, HSBC sebagai salah satu bank utama SAIC Group  telah mendukung PT SGMW Multifinance Indonesia dalam berbagai aspek. Dengan dukungan berkelanjutan dari HSBC Indonesia, pihaknya yakin ini sebagai bukti bahwa SGMW Multifinance Indonesia telah memperoleh kepercayaan yang besar dari industri perbankan Indonesia, khususnya dari HSBC sebagai salah satu bank terbesar.

“Kami sangat bersyukur dapatmendukng PT SGMW Multifinance Indonesia dalam perjalanan mereka untuk mengukuhkan kehadirannya di Indonesia. Penambahan fasiltas ini adalah bagian dari komitmen HSBC Indonesia untuk membuka kesempatan bagi klien-klien kami dan menjadi bagian dari pertumbuhan mereka,” sebut Riko Tasmaya selaku Managing Director & Head of Global Banking HSBC Indonesia. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

1 hour ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

10 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

11 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

11 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

12 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

13 hours ago