Jakarta – PT SGMW Multifinance Indonesia memperoleh fasilitas kredit dari Bank of China Cabang Jakarta senilai Rp75 miliar. Fasilitas kredit ini akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan ekspansi perusahaan di Indonesia.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan di Kantor Pusat Bank of China Cabang Jakarta yang dihadiri Alan Wang, Direktur Utama PT SGMW Multifinance Indonesia, dan Chen Hao, Assistant Country Manager Bank of China Cabang Jakarta.
Baca juga: Bank BTPN Tuntaskan Akuisisi OTO Group Senilai Rp6,55 Triliun
Alan Wang mengatakan pihaknya merasa terhormat dan bangga menjadi salah satu lembaga pembiayaan otomotif pertama di Indonesia yang menjalin kerja sama dengan Bank of China di pasar internasional. Hal ini juga sejalan dengan tujuan perusahaan untuk meningkatkan kolaborasi dengan berbagai bank dan lembaga keuangan.
“Dan kini, kami berkesempatan memperkaya hubungan dengan salah satu bank Tiongkok terbesar di dunia,” kata Alan dalam keterangan resminya, 27 Maret 2024.
Di kesempatan yang sama, Chen Hao mengaku senang dapat mendukung PT SGMW Multifinance Indonesia melalui pembiayaan untuk mendukung pertumbuhan salah satu industri yang penting bagi ekonomi Indonesia, serta berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia.
Baca juga: Begini Proyeksi Industri Multifinance, Paylater, hingga Pinjol di Ramadan 2024 dari Regulator dan Asosiasi
Diketahui, PT SGMW Multifinance Indonesia adalah perusahaan pembiayaan captive milik SAIC Motor HK yang melayani merk Wuling dan Morris Garage (MG) dengan menyediakan pembiayaan kepada dealer-dealer Wuling dan MG dan juga pembiayaan dengan cara angsuran kepada konsumen-konsumen retail.
Pemegang saham PT SGMW Multifinance Indonesia terdiri dari SAIC Motor HK Investment Limited, PT SGMW Motor Indonesia, General Motor Financial Inc dan PT Sinarmas Multiartha Tbk, yang secara kolektif telah melakukan investasi sebesar Rp600 miliar dalam bisnis ini. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More