Keuangan

SGMW Multifinance Indonesia Peroleh Fasilitas Kredit Rp170 Miliar dari Deutsche Bank

Jakarta – PT SGMW Multifinance Indonesia memperoleh fasilitas kredit pinjaman dari Deutsche Bank sebesar Rp170 miliar sebagai bentuk dukungan Deutsche Bank AG untuk pertumbuhan dan perluasan bisnis PT SGMW Multifinance di Indonesia ke depan.

“Sejak tahun 2019, saat PT SGWM Multifinance memulai perjalanan bisnis pembiayaan di Indonesia, sampai dengan saat ini sudah banyak bank yang memberikan dukungannya. Dan pada hari ini, Deutsche Bank juga turut serta memberikan dukungan kepada PT. SGMW Multifinance dengan penandatanganan fasilitas kredit ini,” kata Direktur Utama PT. SGMW Multifinance, Alan Wang, dikutip pada Jumat, 25 Oktober 2024.

Baca juga : Bank Permata Berikan Pelatihan Edukasi Keuangan di SDN Johar Baru 19 Pagi

Menurutnya, fasilitas ini akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis Perusahaan. Penandatanganan ini dilakukan di Kantor Deutsche Bank Cabang Jakarta oleh Direktur Utama PT SGMW Multifinance Indonesia, Alan Wang, dan Head of Corporate Bank Coverage Indonesia, Victorio Ralie, serta Head of Global Transaction Banking dan Securities Services Indonesia dari Deutsche Bank, Samir Dhamankar.

PT SGMW Multifinance Indonesia adalah perusahaan pembiayaan captive milik SAIC Motor HK yang melayani merek Wuling dan Morris Garage (MG) dengan menyediakan pembiayaan kepada dealer-dealer Wuling dan MG dan juga pembiayaan dengan cara angsuran kepada konsumen-konsumen retail.

Baca juga : Sritex Resmi Ajukan Kasasi Lawan Putusan Pailit Pengadilan Niaga Semarang

Pemegang saham PT SGMW Multifinance Indonesia terdiri dari SAIC Motor HK Investment Limited, PT SGMW Motor Indonesia, General Motor Financial Inc dan PT Sinarmas Multiartha Tbk, yang secara kolektif telah melakukan investasi sebesar Rp600 miliar dalam bisnis ini.

“Kami senang mendukung pertumbuhan bisnis PT Multifinance Indonesia dan rencana-rencana strategisnya. Kami berkomitmen kuat terhadap pasar Indonesia dan membantu klien kami memaksimalkan peluang dan potensi jangka panjang yang signifikan di sini,” tandas Samir Dhamankar. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

9 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

10 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

10 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

16 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

17 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago